Tenaga Kesehatan Demo ke Kantor Bupati Tapteng, Minta Masinton Putuskan Nasib Mereka Tapteng

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Untuk ketiga kalinya, ratusan Tenaga Kesehatan Sukarela (TKS) yang dirumahkan tanpa surat resmi dari Dinas Kesehatan Tapanuli Tengah (Tapteng) melakukan aksi unjuk rasa.

Kali ini mereka mendatangi kantor Bupati Tapteng di jalan FL Tobing, Kecamatan Pandan, Kamis (23/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran para TKS ini meminta penjelasan langsung kepada Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu untuk memutuskan tentang nasib mereka dan memohon agar nasib mereka diperjuangkan usai dirumahkan sejak 1 Februari 2025 lalu.

Aksi ini dipimpin Pandriansa Nainggolan, dan Umar Tua Pane didampingi koordinator Forum Masyarakat Adil untuk Semua (Formas) Ediyanto Simatupang.

Pandriansa Nainggolan dalam orasinya menyampaikan, persoalan yang dihadapi TKS ini hingga sekarang tidak ada jawaban apapun dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng.

“Sekarang tujuan kami cuma satu, kepada Bapak Bupati Tapteng supaya memutuskan nasib dari para TKS se-Kabupaten Tapteng. Kami jangan dibuat seperti itu. Kami tidak mau lagi dilempar-lempar seperti bola di lapangan. Kanan-kiri, kanan-kiri, kami tidak mau lagi, Pokoknya kami tidak akan pulang, sebelum nasib kami diputuskan oleh Bupati,” ujarnya.

Umar Tua Pane menambahkan, tiga kali aksi demo yang dilakukan para TKS, menandakan bahwa yang dirasakan para TKS semua sudah begitu sakit.

“Jadi, untuk saat ini, kami datang ke kantor Bupati yang merupakan aksi ketiga yang telah kami lakukan untuk menunjukkan bagaimana solidaritas dari kawan-kawan semua datang ke sini dari sudut daerah yang paling jauh,” katanya.

Ia berharap, Bupati Masinton yang dibanggakan masyarakat Tapteng dapat memberikan solusi terbaik bagi semua tenaga kesehatan yang dirumahkan sudah kurang lebih 8 bulan.

Mewakili tenaga kesehatan perempuan, Veronika Sialoho dan Resti Hutagalung turut berorasi sambil menangis menyampaikan bahwa jargon Tapteng naik kelas adil untuk semua. Tapi keadilan tidak ada untuk TKS.

Baca Juga :  Pelayanan dan Fasilitas Memperihatinkan,Bupati Tapteng Diminta Evaluasi Direktur RSUD Pandan

“Kami bekerja dengan ikhlas hati, tapi justru keadilan yang tidak ada untuk kami, kami terbuang begitu saja. Selama sembilan bulan, berdiam diri, kami diberhentikan, dirumahkan secara tidak hormat,” katanya.

Situasi aksi unjuk rasa ini sempat memanas dan sempat terjadi dorongon-dirongan antara TKS dengan petugas kepolisian Polres Tapteng yang berjaga digerbang kantor Bupati karena Pelaksana Tugas Satpol PP Tapteng, D Gultom memberikan penjelasan bahwa Bupati Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi sedang mengikuti acara di Kecamatan Sibabangun.

Untung saja, Kasat Intelkam Polres Tapteng, Iptu Organ Sembiring dapat meredakan situasi dengan cepat yang memberikan penjelasan kepada massa TKS agar mereka dapat bersabar menunggu kehadiran Bupati.

“Terima kasih kepada ibu-bapak, setiap aksi selalu damai. Permintaan harus
ketemu sama Bupati sudah dilakukan koordinasi sama pihak Satpol BP, memang benar kegiatan Bupati dan Wakil Bupati ada di Sibabangun mengikuti TMDD,” katanya.

Kasat Intel menegaskan, kalau memang menunggu kehadiran Bupati, tidak ada masalah menunggu dengan tertib dan tetap mengikuti aturan.

“Marilah kita menunggu, kita tidak perlu berdebat-berdebat, kita di sini tidak butuh untuk berdebat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan ke redaksi, ratusan massa TKS yang melakukan unjuk rasa masih menunggu kehadiran Bupati Tapteng Masinton Pasaribu untuk bertemu langsung dan mendengar keputusan soal nasib mereka. (RH,BL,SM)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka
Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga
Camat Sosorgadong Dampingi Relawan Kesehatan, Baguna dan DPP PDIP Berikan Pengobatan Gratis
Bupati Tapteng : Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat
Plt Kadis Kesehatan : Empat Warga Terisolir Kembali Dirujuk Berobat ke RSUD Pandan Gunakan Helikopter BNPB
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng : 5 Warga Dirujuk ke RSUD Pandan Menggunakan Helikopter BNPB dan Basarnas
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng Pastikan Gudang Farmasi Terdampak Banjir, Stok Obat-obatan Aman
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng Gudang Farmasi Terdampak Banjir, Stok Obat-obatan Aman
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:40 WIB

Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:12 WIB

Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 03:51 WIB

Camat Sosorgadong Dampingi Relawan Kesehatan, Baguna dan DPP PDIP Berikan Pengobatan Gratis

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:26 WIB

Bupati Tapteng : Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:52 WIB

Plt Kadis Kesehatan : Empat Warga Terisolir Kembali Dirujuk Berobat ke RSUD Pandan Gunakan Helikopter BNPB

Berita Terbaru

Artikel

Ujian Yang Menjadi Tanda Allah Akan Mengangkat Derajatmu

Sabtu, 18 Apr 2026 - 07:17 WIB