Peringatan BMKG: Waspada gelombang tinggi di perairan Sumut hingga 22 April

- Jurnalis

Minggu, 19 April 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang Besar Di perairan Selat Malaka (Dok-Foto Ilustrasi)

Gelombang Besar Di perairan Selat Malaka (Dok-Foto Ilustrasi)

Ia menyebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan angin berkisar 9-15 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur laut hingga tenggara dengan kecepatan angin berkisar 9-15 knot.

Bagi nelayan yang menggunakan perahu kecil diminta waspada saat melaut jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter.

Demikian juga yang menggunakan kapal tongkang ketika melintasi ketiga perairan tersebut juga harus meningkatkan kewaspadaan jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan knot tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Sementara Prakirawan BBMKG Wilayah I Utami Al Khairiyah mengatakan cuaca di Sumut pada Minggu (19/4) pagi berawan dan berpotensi hujan ringan di Nias Selatan, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan sekitarnya.

Pada siang hingga sore hari berpotensi hujan ringan hingga lebat yang dapat terjadi cukup merata di seluruh wilayah Sumut.

Demikian juga pada malam hari yang diprakirakan masih berpotensi hujan ringan hingga lebat yang hampir merata di seluruh wilayah Sumut, dimana hujan lebat dapat terjadi di Pakpak Bharat dan sekitarnya.

Kemudian pada dini hari berawan dan berpotensi hujan ringan di Pakpak Bharat, Samsir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Nias Utara, Dairi,Sibolga, Humbang Hasundutan, Gunungsitoli dan sekitarnya.

Suhu udara rata-rata 15-l hingga 33 derajat Celcius, kelembaban 79 hingga 99 persen dan angin berhembus dari timur hingga barat daya dengan kecepatan 3-6 km per jam.

“Waspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di pantai barat, lereng timur, pantai timur dan gunungan di Sumut yang dapat menyebabkan banjir, longsor dan bencana hidrometeorologi lainnya,” kata Rizky Ramadhan.**

BACA SELENGKAPNYA:  Gelar syukuran HUT ke 80 TNI, Koramil 07/Tambelan Tegaskan Siap Bersama Rakyat

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Jumat Berkah Serentak, Polisi Santuni 1.000 Anak Yatim di 20 Polsek
BNI Kedepankan Itikad Baik Selesaikan Kasus Swadharma Sesuai Putusan Pengadilan
Penataan KJA di Waduk Kaskade Citarum Diperkuat untuk Pulihkan Lingkungan dan Jaga Keberlanjutan Masyarakat
Belum Ada Keseriusan Penanganan Jalan Lintas Kabupaten Sibolga Utara Huta Barangan
Dansatgas Citarum Harum: Penanganan Banjir DAS Citarum Harus Dilakukan Secara Terpadu dan Berkelanjutan
Blackout Sumatera, PLN Di Demo Hingga Pagar Roboh, Sebut PLN Singkatan Penambah Luka Negeri
Dansatgas Citarum Harum Paparkan Kegiatan Yang di Laksanakan oleh Satgas Citarum  Kurun Waktu 3 Bulan dan Rencana Kegiatan Kedepan Yang Berkelanjutan
Pancasila Perekat Keberagaman dan Penguat Persatuan Bangsa

Baca Juga

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:58 WIB

Jumat Berkah Serentak, Polisi Santuni 1.000 Anak Yatim di 20 Polsek

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:36 WIB

BNI Kedepankan Itikad Baik Selesaikan Kasus Swadharma Sesuai Putusan Pengadilan

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:35 WIB

Belum Ada Keseriusan Penanganan Jalan Lintas Kabupaten Sibolga Utara Huta Barangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:57 WIB

Dansatgas Citarum Harum: Penanganan Banjir DAS Citarum Harus Dilakukan Secara Terpadu dan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:48 WIB

Blackout Sumatera, PLN Di Demo Hingga Pagar Roboh, Sebut PLN Singkatan Penambah Luka Negeri

Tajuk Populer