Selamat Datang Peserta Rakernas APEKSI di Kota Medan, Semoga Warganya Bisa “Lepas” Dari Kemiskinan

- Jurnalis

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Ditunjuknya Kota Medan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakernas Apeksi) 2026 dianggap sebagai momentum strategis untuk menggerakkan roda ekonomi lokal di tengah tantangan global.

Pasalnya, perhelatan berskala nasional ini dinilai menjadi instrumen nyata dari konsep wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang berfungsi sebagai stimulan percepatan arus perputaran modal di tingkat daerah.

Selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi jangka pendek, pelaksanaan Rakernas Apeksi 2026 dianggap memegang fungsi krusial dalam melakukan rebranding terhadap citra Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, sebelumnya telah memastikan bahwa Kota Medan menyambut hangat para kepala daerah dari seluruh Indonesia dalam Rakernas XVIII APEKSI.

Rico Waas menyampaikan bahwa agenda yang ditujukan kepada seluruh wali kota se-Indonesia tersebut yang mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”.

“Selamat datang di Kota Medan. Kami mengundang seluruh Wali Kota se-Indonesia untuk hadir dalam Rakernas XVIII APEKSI. Melalui tema ‘Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat’, mari memperkuat kolaborasi dan menghadirkan inovasi demi kemajuan kota-kota di Indonesia,” kata Rico Waas, dikutip Minggu (28/6/2026).

Rico menambahkan bahwa Kota Medan telah menyiapkan diri untuk memberikan sambutan terbaik bagi para peserta Rakernas melalui berbagai kegiatan kreatif. Mulai dari Forum Diskusi, Gelar Melayu Serumpun (Gemes 2026), Indonesian City Expo, hingga City Tour.

“Medan siap menyambut dengan keramahan, keberagaman budaya, kekayaan kuliner, serta berbagai kegiatan yang akan menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman,” ujarnya.

Sebelumnya berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, Kota Medan termasuk salah satu kota dengan jumlah penduduk miskin terbanyak di Indonesia, sering menempati posisi teratas di luar Pulau Jawa.

BACA SELENGKAPNYA:  Tak Miliki Lay Out Konser Dewa 19 Di Nomensen, Persatuan Buruh Peduli K3 Mempertanyakan Izin Keramaian Konser

Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk miskin di Kota Medan berada di angka 7,25 persen.

Berikut adalah fakta dan statistik terkini terkait kemiskinan di Kota Medan:

Tingkat Kemiskinan Terbaru: Pada periode 2025, angka kemiskinan di Medan mengalami penurunan sebesar 0,69 poin dari tahun sebelumnya yang berada di angka 7,94 persen.

Garis Kemiskinan: Garis kemiskinan di Kota Medan ditetapkan pada angka Rp721.547 per kapita per bulan.

Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya (Rp695.295).

Perbandingan Nasional: Dalam beberapa rilis data lembaga analisis seperti GoodStats, jumlah penduduk miskin di Kota Medan sempat diproyeksikan dan tercatat menduduki peringkat tinggi di tingkat nasional, khususnya bila dibandingkan dengan kota-kota di wilayah luar Pulau Jawa.

Tantangan Lapangan: Kemiskinan ekstrem dan masalah turunan seperti pengangguran masih menjadi fokus utama Pemerintah Kota Medan, yang juga beriringan dengan pelaksanaan pendataan ekonomi untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Waka Polda Jabar Silaturahmi Kamtibmas ke Pondok Pesantren Cipasung, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Jalin Komunikasi dan Kolaborasi Harmonis dengan Tokoh Agama, Wakapolda Jabar Silaturahmi ke Ponpes Cipasung
DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan
Kado Pahit HUT RI ke – 81, Warga Miskin Medan Area Pengupas Bawang Dengan Upah Rp 3500 per Kilogram Keluhkan Tak Pernah Dapat Bantuan Lansia
Polres Kebumen Gandeng Generasi Muda Lewat Lawet Mobile Legends Cup, 1.040 Peserta Ikut Bertanding
Keracunan di Berastagi Harus Menjadi Peringatan Bagi Kota Medan, Dinas Kesehatan Di Minta Bentuk Satgas Khusus Periksa SPPG
Rasakan Penderitaan Rakyat, Rico Waas Di Minta Gelar Program Sapa Warga Bersama Warga Terdampak Tembok City View Di Kampung Baru, Medan Maimun
Wakil Bupati Mahmud Efendi Resmi Kukuhkan 35 Anggota Paskibraka Tapanuli Tengah Tahun 2026

Baca Juga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Waka Polda Jabar Silaturahmi Kamtibmas ke Pondok Pesantren Cipasung, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama

Minggu, 16 Agustus 2026 - 21:35 WIB

Jalin Komunikasi dan Kolaborasi Harmonis dengan Tokoh Agama, Wakapolda Jabar Silaturahmi ke Ponpes Cipasung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:35 WIB

DPN Gelar Semarak Gebyar HUT ke-81 RI di Stadion Teladan Medan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Kado Pahit HUT RI ke – 81, Warga Miskin Medan Area Pengupas Bawang Dengan Upah Rp 3500 per Kilogram Keluhkan Tak Pernah Dapat Bantuan Lansia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 15:04 WIB

Keracunan di Berastagi Harus Menjadi Peringatan Bagi Kota Medan, Dinas Kesehatan Di Minta Bentuk Satgas Khusus Periksa SPPG

Tajuk Populer