Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh “Bukan Alun-Alun” di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun 

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh "Bukan Alun-Alun" di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun .(Dok - Foto)

Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh "Bukan Alun-Alun" di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun .(Dok - Foto)

MAJALAH CEO | KABUPATEN SUKABUMI, Gelombang kritik tajam kembali menghantam Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terkait proyek penataan Lapang Sekarwangi, Kecamatan Cibadak. Alih-alih meredam polemik anggaran fantastis senilai Rp4,728 miliar di tengah carut-marutnya infrastruktur desa, pihak dinas justru mempertontonkan blunder komunikasi publik yang memalukan

Dalam sosialisasi terbaru, Kepala Dinas Disperkim, Sendi Apriandi, secara defensif bersikeras menyatakan bahwa proyek tersebut merupakan pembangunan Ruang Terbuka Publik (RTP), bukan Alun-Alun. Ironisnya, narasi bantahan tersebut justru ditempel formal di atas papan pengumuman resmi kawasan yang selama ini memegang identitas sosial dan historis sebagai alun-alun sekaligus pusat aktivitas warga Cibadak

Menanggapi hal tersebut Nandang meionk menyampaikan kritik keras

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” kocak,kadis nya menyampaikan Ruang terbuka publik “Bukan Alun-Alun” sementara terpampang jelas di papan informasi publik “ALUN ALUN” , Ini sebuah lelucon visual.dan sepertinya komunikasi publik Disperkim mengalami logical fallacy (sesat logika) yang nyata di lapangan” ucap meionk

Selanjutnya ditambahkan ” Sikap defensif yang dipertontonkan menunjukkan bahwa Disperkim lebih fokus mengamankan legitimasi proyek ketimbang mendengarkan kritik prioritas anggaran. Publik patut mempertanyakan apakah pembedaan status ini sengaja digulirkan demi mempermudah jalur regulasi administratif atau pengalihan tanggung jawab pemeliharaan jangka panjang ” tambahnya

Pembangunan dan penataan wilayah hal wajar dilakukan oleh pemda ,namun di Kabupaten Sukabumi waktunya yang seperti kurang tepat dan tergesa tergesa dengan harus selesainya proyek proyek dengan anggaran fantastis di 2026, sementara hal hal yang sangat masyarakat butuhkan dan harapkan seakan di belakang kan,

di harapkan dan butuhkan seolah dibelakang kan, pembangunan 5 gedung kecamatan dan RTP bahkan ada pembangunan Saroras Kejaksaan negri yang anggaranya fantastis, padahal di balik semua itu alangkah bijak nya jika pembangunan di prioritaskan pada insprastruktur jalan atau rutilahu yang jelas bersentuhan dengan harapan dan kebutuhan masyarakat.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali
Tinjau Langsung RS Abdul Jalil Meliala, Wali Kota Tanjungbalai Minta Pemilik Selesaikan Operasional
Penemuan Bayi Perempuan di Sipange Tapteng
Ketua TP PKK Tapteng Tinjau SPPG: Pastikan Kualitas Makanan dan Kebersihan Lingkungan
Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Manajemen/Pemilik RS Abdul Jalil Meliala
SMAN 1 Parungkuda dan HIJI Sukabumi Bangun Sinergi, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dengan Insan Pers
Pemkab Tapteng Gelar Gotong Royong Berkelanjutan Percepat Pemulihan Pasca Bencana di Tukka dan Badir
Wakil Bupati Tapteng Kukuhkan Pengurus FPRB Sigiring-giring dan Aloban Bair

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh “Bukan Alun-Alun” di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun 

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:29 WIB

Hadiri Festival Budaya Kerajaan Klungkung, Ketua Dewan Pembina DPP PWDPI Disambut Hangat DPW Bali

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:12 WIB

Tinjau Langsung RS Abdul Jalil Meliala, Wali Kota Tanjungbalai Minta Pemilik Selesaikan Operasional

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Penemuan Bayi Perempuan di Sipange Tapteng

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Manajemen/Pemilik RS Abdul Jalil Meliala

TAJUK HARI INI

Seorang bayi perempuan diperkirakan berusia tiga bulan ditemukan warga di kawasan Lingkungan IV Barung-Barung, Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka (Dok-Poto)

Berita

Penemuan Bayi Perempuan di Sipange Tapteng

Jumat, 9 Okt 2026 - 18:50 WIB