Keselamatan Jemaat Terancam, Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Mosa Palang Rusak Parah Pascabencana Longsor

- Jurnalis

Kamis, 18 Desember 2025 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Angkola Selatan, Tapsel, 18 Desember 2025, Keselamatan warga jemaat Gereja Pentakosta Indonesia (GPI) Sidang Mosa Palang, Resort XXI Sigubo, kini berada dalam kondisi memprihatinkan. Pascabencana tanah longsor yang terjadi pada 25 November 2025, lokasi dan badan gedung gereja mengalami kerusakan berat hingga terbelah dan tidak layak digunakan untuk beribadah.

Gereja yang menjadi pusat ibadah dan penguatan iman bagi puluhan keluarga Kristen di Lorong IV Palang, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini berdiri dalam kondisi mengkhawatirkan. Retakan besar membelah bangunan, sementara lantai gereja ambruk dan pecah, mengancam keselamatan jemaat setiap kali ibadah dilakukan.

Identitas Gereja

Nama Gereja: Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Mosa Palang

Denominasi/Sinode: Gereja Pentakosta Indonesia Sinode Pematang Siantar

Alamat: Lorong IV Palang, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan

Titik Koordinat: 75Gx+8hc (22723)

Nama Pendeta: Pdt. Duhuasa Harefa, S.Th

HP/WA: 0822 6734 6770

 

Kondisi Jemaat dan Aktivitas Ibadah

Jumlah jemaat Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Mosa Palang tercatat sebanyak 35 Kepala Keluarga (±120 jiwa). Dari jumlah tersebut, 20 Kepala Keluarga terpaksa mengungsi akibat dampak langsung bencana longsor.

Meski kondisi gedung sangat berbahaya, aktivitas ibadah masih dipaksakan untuk sementara waktu, karena jemaat tidak memiliki tempat alternatif yang memadai. Hal ini menimbulkan kekhawatiran mendalam, terutama bagi anak-anak, lansia, dan kaum perempuan yang tetap hadir dalam ibadah.

Matriks Kerusakan Gedung Gereja

Objek Terdampak: Gedung Gereja Utama

Tingkat Kerusakan: Berat

Deskripsi Kerusakan: Badan gedung terbelah, dinding retak, lantai ambruk dan pecah

Estimasi Kerugian: ± Rp120.000.000

Dokumentasi berupa foto dan video telah tersedia, memperlihatkan secara jelas kerusakan pada dinding dan lantai gereja yang membahayakan keselamatan jemaat.

Beberapa warga jemaat yang ditemui menyampaikan rasa sedih dan keprihatinan mendalam. Bagi mereka, gereja bukan sekadar bangunan, melainkan tempat mencari pengharapan, kekuatan iman, dan ketenangan batin.

“Kami sangat sedih, gereja ini tempat kami berserah kepada Tuhan. Sekarang rusak dan tidak layak ditempati, tapi kami belum punya pilihan lain,” ungkap salah satu jemaat dengan mata berkaca-kaca.

Jemaat juga menyampaikan harapan besar kepada pemerintah daerah, instansi terkait, serta para dermawan, agar segera turun tangan menangani kerusakan gedung gereja demi keselamatan dan kelangsungan ibadah warga jemaat.

Dalam keterangannya, jemaat menyampaikan bahwa penanganan dan perbaikan gedung gereja merupakan kebutuhan mendesak. Setiap kali ibadah dilakukan, terdapat kekhawatiran akan runtuhnya bangunan yang dapat menimbulkan korban jiwa.

“Jika gereja ini segera diperbaiki, maka keselamatan warga jemaat akan terjamin dalam setiap ibadah,” ujar perwakilan jemaat.

 

Untuk informasi lebih lanjut dan koordinasi, masyarakat maupun instansi terkait dapat menghubungi:

Pdt. Duhuasa Harefa, S.Th – HP/WA: 0822 6734 6770
Guru Injil Sudirman Gulo, S.Th – HP/WA: 0812 7238 136

Bencana alam tidak hanya merusak bangunan fisik, tetapi juga mengguncang ketenangan dan rasa aman masyarakat. Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Mosa Palang kini menanti uluran tangan dan kepedulian bersama, agar rumah ibadah ini dapat kembali menjadi tempat yang aman, layak, dan penuh pengharapan bagi umat Tuhan.

SG

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Police Goes To School, Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Kesadaran Hukum kepada Siswa SMP Karya Pembangunan Maswati
Polda Jabar Tegaskan Komitmen Berantas Begal dan Kejahatan Jalanan, Kabid Humas: Peran Aktif Masyarakat Sangat Membantu Pengungkapan Kasus
Polri Adopsi Kurikulum OBE dan Berbasis AI dalam Pendidikan Bintara SPKT 2026
Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, 12 Tersangka Ditetapkan
Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Nilai Disiplin dan Karakter melalui Program Police Goes to School di SMP PGRI 168 Cikalongwetan
Lebih dari 2.000 Penonton Meriahkan Nobar Final Piala Dunia yang Digelar Lanud Halim Perdanakusuma
Ade Irmas Menang Telak, Terpilih Menjadi Kepala Desa PAW Cikujang Tahun 2026
Selamat Atas Terpilihnya Kembali Sebagai Ketua RW 03 Sungai Pelenggut Untuk Periode 2026-2031

Baca Juga

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:21 WIB

Police Goes To School, Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Karakter, Disiplin, dan Kesadaran Hukum kepada Siswa SMP Karya Pembangunan Maswati

Senin, 20 Juli 2026 - 21:29 WIB

Polda Jabar Tegaskan Komitmen Berantas Begal dan Kejahatan Jalanan, Kabid Humas: Peran Aktif Masyarakat Sangat Membantu Pengungkapan Kasus

Senin, 20 Juli 2026 - 16:48 WIB

Polda Jabar Bongkar Sindikat Judi Online Jaringan Internasional, 12 Tersangka Ditetapkan

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Kapolsek Cikalongwetan Tanamkan Nilai Disiplin dan Karakter melalui Program Police Goes to School di SMP PGRI 168 Cikalongwetan

Senin, 20 Juli 2026 - 06:56 WIB

Lebih dari 2.000 Penonton Meriahkan Nobar Final Piala Dunia yang Digelar Lanud Halim Perdanakusuma

Tajuk Populer