Majalahceo.id | Medan – Drainase penuh sampah dan limbah itu sangat mengganggu dan berbahaya, Bisa menyebabkan banjir, bau tidak sedap, dan masalah kesehatan.
Awak media menemukan drainase penuh sampah dan di duga limbah lemak makanan dan minuman di jalan pancing simpang bhayangkara kelurahan indra kasih Kecanatan Medan Tembung, Kota Medan.
Diduga Sampah tidak dikelola dan warga membuang sampah sembarangan serta kurangnya kesadaran akan pentingnya kebersihan.
Di duga Camat Medan Tembung Tak Peduli dengan Persoalan Drainase yang penuh sampah.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menginstruksikan kepada seluruh organisasi perangkat daerah, termasuk pihaknya kecamatan untuk menormalisasi drainase guna mencegah banjir di wilayah itu.”
Pentingnya kolaborasi antara kelurahan maupun kecamatan dengan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi untuk menangani banjir di Kota Medan,” ujar Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas di Medan, Senin.
Ia mengatakan penanganan banjir di Kota Medan menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah karena kerap dikeluhkan masyarakat.
Oleh karena itu, Rico Waas mengatakan pekerjaan menormalisasi drainase harus berjalan lebih maksimal dan efektif.
“Jangan menunggu banjir baru bertindak. Semua harus bergerak cepat dan terkoordinasi,” kata dia..
Wali Kota mengatakan sejak Februari hingga September 2025, pihaknya telah menormalisasi sepanjang 64.426,3 meter drainase di 21 kecamatan.
Meski tidak menyebut target pada tahun 2025, Ia menegaskan normalisasi drainase tersebut bakal terus digencarkan guna meminimalisir banjir di wilayah itu.
“Kami mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah agar upaya pemerintah berjalan dengan optimal,” sebut dia,














