Majalahceo.id | Medan – Selama tahun 2025, Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Konstruksi (SDABMBK) melakukan normalisasi drainase sepanjang 97,89 km di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan.
“Pemeliharaan infrastruktur lain juga kita lakukan berupa pemeliharaan jalan sepanjang 14,2 km serta pemeliharaan taman sebanyak 10.373 titik dan pemeliharaan sebanyak 3.451 pohon,” kata Sekretaris Dinas SDABMBK Kota Medan, Willy Irawan, awak media mengutip dari Mistar, Rabu (31/12/2025).
Willy menegaskan pemeliharaan infrastruktur memang menjadi perhatian serius pihaknya demi keamanan dan keselamatan warga dalam menjalankan aktivitas.
“Berbagai upaya akan terus kita lakukan dalam pembenahan infrastruktur di tahun 2026. Rencana kerja sudah kita siapkan, termasuk melanjutkan pengerjaan yang berlangsung pada tahun 2025,” ujarnya.
Dikatakan Willy, pemeliharaan infrastruktur penting dilakukan sebagai langkah mendukung mobilitas warga, mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan yang aman dan berkelanjutan.
“Pak Wali juga memberi perhatian penting dalam infrastruktur yang ada di Kota Medan. Mulai dari kerapian hingga kebersihan juga terus kita maksimalkan. Begitu juga dengan penataan pohon tepi jalan, akan kita rapikan lagi demi menjaga estetika kota,” ucapnya.
Disisi lain berdasarkan Informasi yang dihimpun awak media, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mencatat total kerugian akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu mencapai Rp 174,6 miliar. Dari banjir tersebut, beberapa fasilitas umum seperti jalan, drainase dan jembatan juga mengalami kerusakan.
“Bencana banjir yang melanda Kota Medan tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menimbulkan kerugian yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, total estimasi kerugian mencapai Rp 174,6 miliar per 5 Desember 2025,” tulis keterangan di akun Instagram Diskominfo Medan dilihat detikSumut, Kamis (11/12/2025).
Dari catatan Diskominfo Medan, sepanjang 13 kilometer jalan dan 2 kilometer drainase mengalami kerusakan parah. Sementara 205 meter trotoar rusak sedang dan 460 meter jembatan rusak berat.














