MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Sibabangun – Desa Sibio-bio hingga kini masih terisolir akibat bencana banjir, tanah longsor, dan banjir bandang yang terjadi pada hari selasa 25 november 2025.Kepala Desa Damianus Zendrato bersama masyarakat mengharapkan agar, bisa secepatnya dapat terbantu.Terutama perbaikan jalan dan penerangan untuk.Desa Sibio-bio,kamis 18 desember 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala desa agar masyarakat dapat terbantu,untuk melaksanakan kegiatan mereka sehari-harinya di.Akibatkan banyak titik jalan yang sudah putus masyarakat sangat sulit untuk turun ke-desa muara sibuntuon akibat banyak jalan yang terputus.
Desa Sibio bio yang masih terisolir sehingga bantuan masih sulit disalurkan sampai sekarang di akibatkan jalan dari.Desa Muara Sibuntuon lebih (150 ) meter sangat sulit untuk di lalui,karena jalur air ada di dua titik sulit untuk di lewati.Sampai sekarang masih berjalan kaki menuju desa sibio bio,yang masih rawan untuk di lalui.
Sementara sampai sekarang masih mengandalkan alat seadanya untuk penerangan di.Desa Sibio-bio.
Masyarakat desa sibio bio sebagian sudah mengungsi ke desa tetangga seperti ada yang sudah ke desa anggoli,muara sibuntuon untuk sementara.Diperkirakan akses untuk kendaraan dan penerangan arus listrik masih lama untuk di perbaiki.Akibat dari desa muara sibuntuon sudah terlalu banyak yang longsor.Akibat yang di hantam banjir bandang.Alur jalan untuk ke desa sibio bio,masih sulit untuk dilalui,disebabkan arus sungai masih sering meluap,”
“Hingga saat ini sebagian besar masyarakat masih memilih untuk mengungsi ke desa tetangga.Demi menunggu proses penanganan membaik, secara menyeluruh,”Ungkap kepala desa.Damianus Zendrato.














