Majalahceo.Id | Medan – Seorang Ibu yang bernama Nur Aisyiah (43) melaporkan kasus penganiannya dirinya di Polsek Medan Tembung dengan No LP/1805/XI/2025/POLSEK MEDAN TEMBUNG/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA
Abdul Malik Bendahara DPD FUI AMANAR KOTA Medan yang mendampingi mengatakan bahwa kondisi korban saat ini babak belur, disebabkan pada hari Minggu Kemarin 16 November sekira jam 05:00 WIB korban digebukin oleh 3 orang laki-laki, diduga telah terjadi
pengeroyokan yang dilakukan oleh orang orang yg berinisial D, A dan A yang bertempat tinggal di Jl. HAJI HANIF SAMPALI GG. ABNAWINUH.
Penganiayaan tersebut menggunakan Tangan, Batu dan Balok ke Wajah, Kepala dan Tubuh si korban.
Adapun Kronologi jejadisn yaitu sebagai : Berawal telah terjadi kehilangan sepeda motor warga setempat yang merupakan tetangga korban yang bermukim didepan rumahnya. Korban mendengar suara jeritan atas kehilangan sepeda motor tersebut dari luar rumah, korban yang bangun dari tidurnya, dngn spontan keluar dari rumah untuk menghampiri suara tersebut.
Kemudian, orang yang kehilangan sepeda motor menyampaikan telah terjadi kehilangan sepeda motor miliknya, kemudian korban mencoba membantu menginformasikan dugaan beliau bahwasanya sepeda motor disimpan/dirondokkan di samping mushola dekat dari rumah mereka sebagaimana biasanya lokasi disamping mushola itu tempat penyimpanan kereta hasil curian. Dikarenakan para pelaku sudah mengetahui korban memberikan informasi tersebut, maka para pelaku langsung menggebukin korban sesampainya di depan mushola dengan bringas dan brutal,kemudian, korban pingsan tak sadarkan diri dan langsung segera dibawa ke RS Haji siang hari nya.
Esok harinya hari Senin s (17 November 2025) para pelaku mencoba untuk mengancam membunuh kirban dengan clurit, dan berniat datang menjumpai korban kerumahnya.
Tapi, dikarenakan sudah tau info sebelumnya dari masyarakat setempat, korban diamankan ke rumah keluarga nya yg agsk jauh dari lokasi kejadian.
“Sungguh tragis seorang ibu yang menjadi korban pengeroyokan, dikarenakan mencoba membantu memberikan informasi kepada tetangga yang kehilangan sepeda motornya menjadi mangsa bulan bulanan para pelaku meskipun korban hanya seorang ibu rumah tangga” ungkapnya, Rabu (19/11/2025)
Lanjut Abdul Malik
Bendahara DPD FUI AMANAR KOTA Medan mengatakan dirinya meminta Polsek Medan Tembung segera menangkap pelaku
“Kita minta Polisi segera menangkap pelaku yang sudah meresahkan,” pungkasnya.














