Majalahceo.id | Medan – T. M Yusuf menggelar kegiatan Pengajian Jum’at Berkah seklaigus peringatan Isra’ Mi’raj 1447 H/2026 Masehi.
Acara tersebut diisi Demgar tausiah Oleg AL Ustadz Pimpinan Albaik Simamora dengan point penting tentang Sholat sebagai Tiang Agama
Tema Isra Mi’raj yang paling utama adalah tentang shalat sebagai tiang agama, karena dalam peristiwa ini Nabi Muhammad SAW menerima perintah langsung shalat lima waktu dari Allah SWT tanpa perantara, menjadikannya ibadah sentral dan pembeda utama antara mukmin dan non-mukmin, serta sarana komunikasi spiritual terpenting.
Perintah shalat ini adalah “oleh-oleh” utama dari perjalanan agung tersebut, yang menjadi fondasi kekuatan spiritual dan karakter umat Islam.
Poin Penting tentang Shalat dalam Isra Mi’raj:
Perintah Langsung:
Shalat lima waktu diwajibkan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW saat Mi’raj, menunjukkan keistimewaannya.
Tiang Agama: Shalat adalah pilar utama agama; mendirikan shalat berarti mendirikan agama, meninggalkannya berarti merobohkan agama.
Hubungan Hamba-Allah: Shalat adalah bentuk komunikasi langsung antara hamba dan Tuhannya, sarana mendekatkan diri dan mengingat Allah.
Pencegah Kejelekan: Shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar (QS. Al-Ankabut: 35).
Pembentuk Karakter: Shalat bukan hanya ritual, tapi alat pembentukan kepribadian yang kokoh dan tangguh.
Pembeda Iman: Shalat membedakan seorang Muslim dari kekafiran.
Hikmah lainnya dari Isra Mi’raj:
Penguatan iman, kesabaran, dan ketaatan.
Mencontoh akhlak dan keteladanan Rasulullah SAW.
Mempererat ukhuwah Islamiyah (persaudaraan).
Oleh karena itu, banyak peringatan Isra Mi’raj mengangkat tema ini untuk mengajak umat Islam meningkatkan kualitas shalat sebagai wujud ketaatan dan kekuatan spiritual.














