MajalahCeo.id I Sibolga (Sumatra) – Parombunan – Sibolga Kelurahan Parombunan Longsor hebat yang terjadi pada Selasa, 25 November 2025, di Lingkungan 4, telah menghancurkan sejumlah rumah warga dan memaksa berbagai keluarga kehilangan tempat tinggal. Bencana alam yang terjadi pada hari itu tidak hanya meruntuhkan bangunan, tetapi juga menyisakan kepedihan mendalam bagi masyarakat yang terdampak.

Pada Sabtu, 13 Desember 2025, salah seorang warga korban bencana menyampaikan rasa sedih dan keputusasaan mereka. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan bahwa kini mereka tidak memiliki apa-apa lagi, rumah tempat berlindung, harta benda, serta sumber pencarian yang selama ini menjadi penopang kehidupan mereka, semuanya hilang dalam sekejap,”ungkap Asama Giawa.
“Kami benar-benar tidak punya apa-apa lagi. Rumah kami hancur, dan pencarian kami pun terhenti. Kami hanya berharap pemerintah bisa melihat apa yang kami alami, merasakan kesedihan kami, dan memberikan bantuan agar kami bisa bangkit kembali,” ujarnya penuh harap.
Warga yang terdampak longsor kini sangat membutuhkan bantuan, mulai dari tempat tinggal sementara, logistik dasar, hingga dukungan pemulihan kehidupan jangka panjang. Situasi darurat ini menjadi panggilan bagi pemerintah.Kota Sibolga, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat luas untuk segera memberikan perhatian dan uluran tangan.
Harapan warga sederhana: agar penderitaan mereka tidak diabaikan, dan agar pemerintah dapat hadir memberikan solusi nyata bagi mereka yang kini kehilangan segalanya.
Kami juga mengharapkan.Pemerintah agar menurunkan berupa.Alat Berat untuk.Mengefakuasi,Sampah yang menimbun.Rumah kami,keluhan beberapa warga yang tinggal di kelurahan parombunan lingkungan 4 kecamatan sibolga.
(TIM Majalahceo.id).













