Dari Pada Jadi Lahan Nganggur, Warga Suarakan PT Agrinas Pangan Bangun Fasilitas (Kopdes) Merah Putih Di Samping plaza Medan Fair

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan — Rahmadsyah Warga Jalan S.Parman Kelurahan Petisah Tengah meminta Pemerintah membangun fasilitas fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di samping Plaza Medan Fair

“Dari pada jadi lahan nganggur bertahun – tahun alangkah baiknya Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di sampimg Plaza Medan Fair,” ungkapnya.

Sebelumnya Pemerintah menugaskan PT Agrinas Pangan untuk membangun fasilitas fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penunjukan tersebut dilakukan agar proses pembangunan gudang, gerai, dan sarana pendukung lainnya bisa diselesaikan dengan cepat dan efisien melalui kerja sama antara Agrinas dan TNI.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan pembangunan fisik Kopdes Merah Putih menjadi bagian penting dari percepatan program ekonomi kerakyatan yang dijalankan pemerintah.

PT Agrinas ditugaskan karena dinilai memiliki kapasitas dan kemampuan pelaksanaan proyek secara profesional serta telah memiliki kerja sama dengan TNI untuk percepatan di lapangan.

“PT Agrinas Pangan kami tugaskan karena memiliki kapasitas dalam pekerjaan fisik dan sudah ada MoU dengan TNI untuk pelibatan dalam pelaksanaan di lapangan agar lebih cepat dan efisien,” kata Ferry saat ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Senin (27/10).

Menurutnya, pembangunan Kopdes Merah Putih dilakukan secara bertahap. Dari sekitar 5.000 titik lahan yang sudah terdata, sebanyak 2.400 lokasi telah terkonfirmasi dan siap dibangun.

Setiap Kopdes akan dilengkapi fasilitas seperti gudang, gerai, apotek, klinik, serta lahan parkir agar dapat mendukung aktivitas ekonomi masyarakat secara terpadu.

Ferry menjelaskan pembangunan ini menggunakan skema pembiayaan bersama bank-bank Himbara dengan plafon Rp3 miliar per koperasi. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembangunan fisik sekaligus modal kerja.

Baca Juga :  Demi Jabatan Kepling 10 Kelurahan Titi Kuning, Hafis Menggunakan "Ajudannya" Untuk Mengintimidasi Warga Agar Memilihnya Kembali

“Plafonnya Rp3 miliar per koperasi, sebagian untuk pembangunan fisik dan sisanya untuk modal kerja. Untuk kegiatan fisik akan difasilitasi bersama Agrinas, sementara modal kerjanya langsung ke koperasi,” ujarnya.

Agar koperasi dapat mengelola modal kerja dengan baik, Kemenkop menyiapkan tim business assistant yang akan mendampingi setiap koperasi desa dalam menyiapkan proposal bisnis dan rencana usaha. Langkah ini diharapkan membuat koperasi mampu menjalankan operasional secara produktif dan berkelanjutan.

Meski demikian, Ferry mengakui masih ada sejumlah tantangan dalam pengadaan lahan. Beberapa lokasi yang terdata tidak sepenuhnya memenuhi syarat, baik dari sisi luas maupun posisi strategisnya.

“Ada juga lahan yang tidak sesuai, misalnya terlalu kecil atau lokasinya tidak strategis,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal itu, Kemenkop berkoordinasi dengan pemerintah daerah, dinas koperasi, serta jajaran TNI di wilayah. Pemerintah daerah juga diminta membantu inventarisasi aset provinsi, kabupaten, atau kota yang masih memiliki sisa lahan kosong agar dapat dimanfaatkan bagi pembangunan Kopdes.

Ferry menegaskan penugasan kepada Agrinas bukan karena koperasi tidak dipercaya, melainkan karena pembangunan fisik membutuhkan kemampuan teknis khusus dan pengawasan intensif.

“Koperasi memang belum punya kapasitas untuk pekerjaan konstruksi. Karena itu, kami bekerja sama dengan PT Agrinas dan TNI agar pembangunan bisa selesai lebih cepat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi bersama Kementerian Keuangan dan pihak Himbara telah menyepakati skema pembiayaan pembangunan fisik Kopdes Merah Putih. Kesepakatan tersebut dihasilkan dalam pertemuan antara Menkop Ferry Juliantono, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan COO Danantara Donny Oskaria di Jakarta.

Pertemuan itu membahas percepatan pencairan dana untuk pembangunan gudang, gerai, serta fasilitas pendukung lainnya. Ferry menyebut percepatan ini diperlukan agar target Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai, yakni seluruh Kopdes Merah Putih sudah terbangun dan beroperasi penuh pada Maret 2026.

Baca Juga :  RSUD Pandan Menggelar Sosialisasi Sertifikat Elektronik Dengan Dinas Kominfo Kabupaten Tapanuli Tengah

Saat ini, pembangunan fisik telah dimulai di ribuan titik desa dan terus bertambah seiring dengan proses verifikasi lahan yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur
Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar
Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka
Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas
Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota
Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng
Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:26 WIB

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur

Sabtu, 18 April 2026 - 14:16 WIB

Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:27 WIB

Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota

Berita Terbaru