Aktifis Buruh Sebut Kadisnaker Sumut Minim Empati, Di Saat Buruh Terdampak Banjir Malah Buat Program Jalan Jalan Ke Parapat

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medan – Riki. K. ST Aktifis Buruh Sumatera Utara mengkritik keras Kadisnaker Sumut yang buat program jalan jalan ke Parapat yang dinilai tidak sensitif dan memicu kekecewaan publik di tengah duka akibat banjir dan longsor besar yang melanda Sumatra dan Aceh.

Di saat Bapak Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kekuatan nasional untuk membahu bersama penanggulangan banjir Sumatera 2025 dirinya meminta Kadisnaker Sumut untuk berhati-hati dalam membuat program karena saat ini Sumatera mengalami krisis kemanusiaan.

“Refleksi Akhir Tahun: Membangun Solidaritas Bersama di Tengah Bencana bukan malah Kadisnaker Sumut buat program jalan jalan ke Parapat, Jangan defensif dengan program yang membuat buruh marah. Ada (pejabat) yang buat program jalan jalan ke Parapat di saat rumah buruh kebanjiran,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, program jalan jalan ke Parapat tersebut tidak mencerminkan empati ketika ratusan warga kehilangan nyawa dan rumah buruh kebanjiran.

“Masa iya 700 meninggal dunia dan rumah buruh kebanjiran, Kadisnaker Sumut malah buat program jalan jalan ke Parapat?, Menurut saya enggak (etis),” tegas Aktifis Buruh

Pejabat yang sibuk “jalan-jalan” habisin anggaran di saat rakyat berjuang melawan banjir, jelas memperlihatkan kurangnya empati dan prioritas yang salah. Ini bukan cuma soal anggaran, tapi soal kepercayaan dan moralitas.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara Ibu Ir. Yuliani Siregar, M. AP mengatakan bahwa dirinyakan akan membatalkan kegiatan tersebut dan akan memberikan bantuan kepada korban banjir

“Rencana minggu depan kami mau beri bantuan juga kepada para buruh yang terdampak banjir, dan kita batalkan kegiatan tersebut,” katanya kepada awak media, Rabu (3/12/2025)

Baca Juga :  Ormas Islam Sebut Wong Chun Sen Alat Oligarkhi, Halangi RDP Pengaduan Rakyat di DPRD Medan

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur
Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar
Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka
Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas
Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota
Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng
Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 17:26 WIB

Jadi Beban APBD, DK3P Sumut Tak Berfungsi Maksimal, Ketua Komisi III TM Yusuf Siap Mundur

Sabtu, 18 April 2026 - 14:16 WIB

Jelang Hari Buruh 2026, Guru Honorer Pemko Medan Keluhkan 4 Bulan Tufunya Belum Keluar

Sabtu, 18 April 2026 - 10:36 WIB

Lebih Dari 1.100 Jiwa Yang Tewas Dan 3,3 juta Orang Terdampak Bencana Sumatera, Ada Apa? APH Belum Tetapkan Tersangka

Jumat, 17 April 2026 - 15:27 WIB

Wakil Bupati Tapteng : Pancasila dan UUD 1945 Merupakan Landasan Tertinggi Bagi ASN Dalam Menjalankan Tugas

Jumat, 17 April 2026 - 14:50 WIB

Di Ambang Darurat Ekologis, Tak Laksanakan Rekomendasi DPRD Medan, Di Minta Interpelasi Walikota

Berita Terbaru