Warga Tapteng Keluhkan Kelangkaan BBM, Antrean Mengular Sejak Akhir Pekan

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 10:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut)
Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Tapanuli Tengah kembali memicu keluhan warga. Sejak akhir pekan lalu, ribuan masyarakat di Tapteng, khususnya di sekitar Pandan, harus mengantre panjang demi mendapatkan BBM. Situasi ini membuat banyak aktivitas harian terganggu, karena kendaraan adalah penopang utama pekerjaan dan mobilitas warga senin (1/12/2025).

Di SPBU Pandan, antrean kendaraan tampak memadati area pengisian sejak pagi. Pengendara roda dua dan roda empat terus berdatangan hingga antrean melebar ke badan jalan. Kondisi ini menimbulkan kemacetan dan membuat banyak warga kehabisan waktu hanya untuk menunggu giliran mengisi BBM. Tidak sedikit yang mengaku harus menahan lelah dan panas demi mendapatkan bahan bakar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi masyarakat, BBM merupakan kebutuhan penting yang tidak bisa ditunda. Kelangkaan yang terjadi ini menimbulkan keresahan luas. Warga berharap pihak pemerintah segera turun tangan untuk mencari solusi agar pasokan kembali normal dan antrean mengular tidak terus terjadi.

Keluhan juga datang dari para sopir angkutan umum. Mereka mengaku kesulitan beroperasi karena tidak mendapatkan BBM tepat waktu. Pendapatan harian menurun, bahkan sebagian sopir memilih menghentikan kegiatan sementara karena kendaraan tidak bisa dijalankan.

Masyarakat Tapteng mendorong pemerintah melakukan langkah cepat, mulai dari pengawasan distribusi hingga koordinasi dengan pihak Pertamina, agar pasokan BBM bisa kembali stabil. Tanpa tindakan nyata, kondisi ini dikhawatirkan berdampak pada aktivitas ekonomi dan kebutuhan harian warga.

Hingga hari ini, antrean di sejumlah SPBU di Tapteng masih terlihat panjang. Warga berharap keadaan segera kembali normal dan pemerintah memberikan penjelasan serta penanganan yang jelas agar keresahan masyarakat dapat teratasi.

Baca Juga :  Aktivis Tapteng Galang Petisi Rakyat Dukung Bupati Masinton Ambil Alih Lahan 451 Ha Dikelola PT SGSR Secara Illegal

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Sibabangun Lingkungan Dua Keluhkan Kerusakan Bendungan akibat Banjiir Bandang
Warga Desa Sihapas Juga Warga Desa Lumut Nauli,Mengharapkan Perhatian Pemerintah Tapteng Membangun Kembali Jembatan yang Ambruk Akibat Terjangan Banjir
Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah, Jembatan Penghubung Antar Dua  Desa Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sehari-harinya
DPC LSM Elang Mas Tapteng Tanggapi Keluhan Warga Desa Rawa Makmur Terkait Bantuan Jadup
Bupati Tapteng Lakukan Groundbreaking Pembangunan SPAM Aek Sipan dan Hutagurgur
Pulang Mabuk Berujung Pidana: Suami di Badiri Tega Cekik Istri dan Pukul Tante Hingga Pingsan
Pemkab Tapteng Terima Bantuan Kemanusiaan dari PT ASTRA Internasional untuk korban Bencana
H-18 Idulfitri, 204 Huntara di Pante Labu Belum Rampung: Warga Tiga Bulan Bertahan di Tenda, Pangan Kian Kritis
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 18:31 WIB

Warga Sibabangun Lingkungan Dua Keluhkan Kerusakan Bendungan akibat Banjiir Bandang

Selasa, 24 Maret 2026 - 13:51 WIB

Warga Desa Sihapas Juga Warga Desa Lumut Nauli,Mengharapkan Perhatian Pemerintah Tapteng Membangun Kembali Jembatan yang Ambruk Akibat Terjangan Banjir

Minggu, 22 Maret 2026 - 05:53 WIB

Masyarakat Butuh Perhatian Pemerintah, Jembatan Penghubung Antar Dua  Desa Sangat Dibutuhkan Masyarakat Sehari-harinya

Minggu, 15 Maret 2026 - 01:35 WIB

DPC LSM Elang Mas Tapteng Tanggapi Keluhan Warga Desa Rawa Makmur Terkait Bantuan Jadup

Selasa, 10 Maret 2026 - 09:36 WIB

Bupati Tapteng Lakukan Groundbreaking Pembangunan SPAM Aek Sipan dan Hutagurgur

Berita Terbaru