Majalahceo.id l Medan – Kota Medan masih banjir, dan warga mempertanyakan Fungsi Kanal dan Bendungan Lau Simeme.
Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media Total anggaran untuk pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, adalah Rp1,76 triliun.
Pembangunan bendungan ini telah diresmikan dan diselesaikan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk penyediaan air baku dan pengendalian banjir di wilayah Medan dan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bendungan Lau Simeme yang dinilai belum sepenuhnya mampu mengatasi banjir Kota Medan mencuat karena kompleksnya permasalahan tata air di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.
Kementerian Pekerjaan Umum mencatat bahwa Bendungan Lau Simeme diproyeksikan untuk mereduksi atau mengurangi genangan banjir di Kota Medan sebesar kurang lebih 40%.
Bendungan ini dirancang untuk menahan debit air dari hulu, seperti Sungai Deli dan Sungai Percut, agar tidak membanjiri setidaknya 1.294 hektare area di 10 kecamatan di Kota Medan.
Banjir di Kota Medan tidak hanya disebabkan oleh luapan sungai besar yang bisa ditahan oleh bendungan. Masalah lain yang turut memicu banjir lokal meliputi:
Buruknya drainase perkotaan:
Banyak saluran air kota yang tidak mampu menampung debit hujan lokal atau tersumbat oleh sedimentasi dan sampah.Alih fungsi lahan (Daerah Aliran Sungai):
Pendirian bangunan di bantaran sungai mempersempit kapasitas tampung alami sungai.
Pasang air laut (rob): Fenomena pasang naik juga sering menghambat aliran air sungai menuju muara di pesisir Belawan.
meminta adanya audit dan investigasi terkait efektivitas proyek strategis nasional (PSN) ini agar perannya sebagai pengendali banjir dapat dirasakan optimal oleh warga.Untuk mengatasi banjir secara menyeluruh, kehadiran bendungan harus diselaraskan dengan program lain seperti normalisasi sungai-sungai kecil di dalam kota, perbaikan sistem drainase, dan penertiban tata ruang.
Rahmadsyah warga kota Medan mengatakan banyak sekali anggaran yang di kucurkan mengatasnamakan pengendalian banjir kota Medan namun warga kota Medan hingga saat ini masih merasakan banjir.
“Banjir Kotanya, Lancar Proyeknya, bertambah Harta Pejabatnya, banyak proyek pengendalian banjir tapi kok masih banjir,” pungkasnya.Minggu (7/6/2026)
















