Majalahceo.id | Asahan – Sepertinya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Fahrizal Pohan diduga kuat berdusta kepada wartawan media ini tentang status sejumlah nama – nama yang tertera pada pesan singkat terkait instruksi dugaan pengumpulan dana untuk penyelesaian limbah B3.
Dimana, Fahrizal saat dikonfirmasi pada beberapa waktu lalu berkilah jika nama-nama yang tertera dalam pesan singkat tersebut tidak terdaftar sebagai pegawai di Dinas Kesehatan Asahan.
“Sejumlah nama itu tidak ada di Dinkes,” tulisnya pada beberapa waktu lalu.
Padahal berdasarkan informasi yang diterima dari berbagai narasumber yang identitasnya minta dirahasiakan tersebut mengaku jika nama-nama yang tertera dalam pesan singkat itu merupakan pegawai di lingkungan Dinas Kesehatan Asahan.
“Nama-nama yang tertera dalam pesan singkat terkait adanya instruksi dugaan pengumpulan dana untuk penyelesaian limbah B3 itu merupakan ASN aktif di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan bang,” jelas mereka saat dikonfirmasi pada beberapa waktu lalu.
Mereka mengatakan jika nama-nama yang tertera dalam pesan singkat tersebut saat ini memiliki jabatan.
“Mereka bertiga itu saat ini diketahui memiliki jabatan lho bang,” ucap mereka kembali.
Sementara itu, nama-nama yang tertera dalam pesan singkat tersebut sampai saat ini belum dapat dikonfirmasi terkait adanya instruksi dugaan pengumpulan dana untuk penyelesaian limbah B3 melalui pesan singkat tersebut.
Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, Fahrizal Pohan lebih memilih bungkam untuk menjawab kembali konfirmasi terkait persoalan ini.
Sebelumnya, sejumlah Kepala Puskesmas di Asahan mengaku resah dengan adanya instruksi dugaan pengumpulan dana untuk penyelesaian limbah B3 melalui pesan singkat WhatsApp.
“Kami merasa resah akibat adanya instruksi melalui pesan singkat WhatsApp tersebut terkait dugaan pengumpulan dana untuk penyelesaian agar kasus limbah B3 ditutupi…di APH, LSM, DLL ..,” jelas sejumlah oknum Kepala Puskesmas di Asahan yang identitasnya minta dirahasiakan kepada wartawan media ini, Senin (13/7/2026) lalu. ***














