Cuaca Ekstrem Melanda Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Pemantauan dan Penanganan di Lapangan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

MAJALAH CEO | SUKABUMI, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat langkah pemantauan dan penanganan dampak cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Kecamatan Cicurug, Sabtu (3/10/2026).

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejumlah kawasan Kabupaten Sukabumi dilaporkan berdampak terhadap kondisi lingkungan dan infrastruktur. Sejumlah titik juga mengalami pohon tumbang sehingga membutuhkan penanganan dan pemantauan dari unsur terkait.

Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas turun langsung ke lapangan untuk melihat situasi sekaligus memastikan langkah penanganan berjalan secara terkoordinasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan pemantauan tersebut, Wabup didampingi Camat Cicurug, unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), serta unsur kewilayahan lainnya.

Salah satu lokasi yang menjadi titik pemantauan berada di SMPN 2 Cicurug, Desa Purwasari. Dari lokasi tersebut, Wabup menerima laporan mengenai perkembangan kondisi wilayah serta berbagai potensi dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.

Pemantauan dilakukan tidak hanya terhadap lokasi yang telah terdampak, tetapi juga terhadap sejumlah titik lain yang dinilai berpotensi mengalami gangguan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya dampak lanjutan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.

Wabup H. Andreas menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur di lapangan. Informasi mengenai perkembangan kondisi wilayah, menurutnya, perlu terus diperbarui agar setiap potensi gangguan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai kebutuhan.

Koordinasi antara pemerintah daerah, perangkat kewilayahan, petugas kebencanaan, serta masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi kondisi cuaca yang berubah dengan cepat.

Selain melakukan pemantauan, unsur terkait juga terus mengidentifikasi kebutuhan penanganan di lapangan, khususnya pada lokasi yang mengalami gangguan terhadap akses maupun infrastruktur akibat hujan deras dan pohon tumbang.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama. Kondisi tersebut dapat meningkatkan potensi terjadinya berbagai gangguan, terutama di wilayah yang memiliki kerawanan terhadap genangan, longsor, pohon tumbang, maupun gangguan infrastruktur.

Kesiapsiagaan, kata Wabup, tidak hanya diperlukan ketika bencana atau gangguan sudah terjadi. Upaya antisipasi melalui pemantauan kondisi wilayah, penyampaian informasi secara cepat, serta koordinasi lintas sektor perlu dilakukan secara berkelanjutan.

Kecepatan dalam menerima dan meneruskan informasi menjadi bagian penting dalam proses penanganan. Dengan informasi yang diperbarui secara berkala, petugas di lapangan dapat menentukan langkah yang diperlukan berdasarkan kondisi aktual di masing-masing lokasi.

Pemkab Sukabumi bersama unsur terkait memastikan pemantauan terhadap wilayah terdampak dan titik-titik yang berpotensi mengalami gangguan terus dilakukan. Langkah tersebut diarahkan untuk meminimalkan risiko serta memastikan masyarakat mendapatkan penanganan apabila terjadi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati, menghindari lokasi yang dinilai berisiko ketika kondisi cuaca memburuk, serta segera melaporkan apabila menemukan kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun mengganggu aktivitas warga.

Melalui sinergi pemerintah daerah, petugas kebencanaan, unsur kewilayahan, dan masyarakat, penanganan dampak cuaca ekstrem di Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan sesuai dengan kondisi di lapangan.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Buka Pameran Alutsista TNI Angkatan Darat di Soreang
Pangdam III/Siliwangi Buka Grasstrack dan Motocross Championship Piala Pangdam III/Siliwangi Ke-3 Tahun 2026
Kadis Kesehatan Tapteng: Cegah DBD di Musim Penghujan, Dinas Kesehatan Tapteng Lakukan Fogging Serentak di 20 Kecamatan
Polres Tapanuli Tengah Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Propam ke-24
Polres Tapteng Bekuk Pelaku Pembobolan Sekolah di Tapian Nauli, 5 Unit Chromebook Disita
100 Becak Listrik Siap Disalurkan, Pemkab Sukabumi Siapkan Pemanfaatan untuk Dukung Mobilitas dan Pariwisata
Amran Pedagang Martabak India Muslim Sebut Jangan Gusur Kami, Puluhan Tahun Ida Waas Mamaknya Rico Waas Sering Belanja Ke Kawasan Kuliner Pagaruyung di Medan
Rencana Kerja Penetapan RKPDes Cimahi 2027, Susun Kegiatan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Cuaca Ekstrem Melanda Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Pemantauan dan Penanganan di Lapangan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Danpussenif Letjen TNI Iwan Setiawan Buka Pameran Alutsista TNI Angkatan Darat di Soreang

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Pangdam III/Siliwangi Buka Grasstrack dan Motocross Championship Piala Pangdam III/Siliwangi Ke-3 Tahun 2026

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Kadis Kesehatan Tapteng: Cegah DBD di Musim Penghujan, Dinas Kesehatan Tapteng Lakukan Fogging Serentak di 20 Kecamatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Polres Tapanuli Tengah Gelar Bakti Sosial Sambut HUT Propam ke-24

TAJUK HARI INI