Jurnalisme Berkualitas Dimulai dari Pemimpin Redaksi yang Kompeten

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:38 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Di sinilah peran seorang Pemred yang kompeten menjadi sangat penting — bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai penjaga mutu setiap informasi yang diterbitkan oleh medianya. (Dok-Foto)

Di sinilah peran seorang Pemred yang kompeten menjadi sangat penting — bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai penjaga mutu setiap informasi yang diterbitkan oleh medianya. (Dok-Foto)

MAJALAHCEO | Jakarta – Pertumbuhan media siber di Indonesia berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Mudahnya proses pendirian media online dengan biaya terjangkau dan prosedur yang sederhana membuka peluang bagi banyak pihak untuk terjun ke dunia jurnalistik. Fenomena ini pada satu sisi mencerminkan semangat demokrasi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Namun di sisi lain, kecepatan pertumbuhan ini tidak selalu dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang memadai.

Salah satu persoalan yang kerap menjadi perhatian adalah penunjukan Pemimpin Redaksi di sejumlah media baru. Diakui bahwa setiap pemilik media memiliki kebebasan dalam menentukan struktur organisasi di lingkungan medianya. Namun, kekhawatiran muncul ketika penunjukan tersebut lebih didasarkan pada kedekatan pribadi daripada kompetensi dan pemahaman terhadap prinsip-prinsip jurnalistik. Hal ini memunculkan diskusi penting mengenai standar kualifikasi yang seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin redaksi.

Praktik jurnalistik yang baik memerlukan pemahaman mendalam tentang verifikasi fakta, keseimbangan berita, dan tanggung jawab atas informasi yang disebarkan. Ketika standar ini tidak terpenuhi, publik berisiko menerima informasi yang belum tentu akurat. Di sinilah peran seorang Pemred yang kompeten menjadi sangat penting — bukan sekadar sebagai pimpinan, melainkan sebagai penjaga mutu setiap informasi yang diterbitkan oleh medianya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai pihak memberikan pandangan yang beragam terkait fenomena ini. Sebagian pihak menekankan pentingnya regulasi yang lebih ketat, sementara yang lain menekankan peningkatan kapasitas dan pelatihan berkelanjutan bagi pelaku industri pers. Dewan Pers melalui Kode Etik Jurnalistik telah menetapkan pedoman yang menjadi rujukan bersama bagi seluruh wartawan di Indonesia. Tantangannya kini adalah bagaimana memastikan pedoman tersebut dapat dijalankan secara konsisten oleh seluruh elemen industri pers, termasuk di dalamnya peran vital seorang Pemimpin Redaksi.

Pada akhirnya, kepercayaan publik adalah aset paling berharga bagi dunia pers. Setiap pemilik media tentu memiliki tujuan dan visi masing-masing saat mendirikan lembaga beritanya. Namun, masyarakat luas berharap kehadiran media-media baru tersebut dapat semakin memperkaya khazanah informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Diperlukan kerja sama antara pemilik media, praktisi jurnalistik, dan pembaca agar dunia pers Indonesia dapat terus tumbuh sehat dan bermartabat.***

Sumber Berita: Journalisnews _17,3, 2025 (Kilas Balik)

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Terlindungi: Dilarang Ikut Ujian Karena Nunggak Uang Sekolah, Anak Alami Trauma Psikis, Bang Bhoy Kecam Sekolah Taman Siswa Kota Medan
Terlindungi: AWAS Buka Donasi Untuk (CA) Yang Di Larang Ikut Ujian Karena Tak Sanggup Dan Telat Bayar Uang Sekolah Di SMK Taman Siswa Medan
Dari Seorang Guru, Dosen dan Akhirnya Jatuh Cinta pada Profesi Jurnalis

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Jurnalisme Berkualitas Dimulai dari Pemimpin Redaksi yang Kompeten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:19 WIB

Terlindungi: Dilarang Ikut Ujian Karena Nunggak Uang Sekolah, Anak Alami Trauma Psikis, Bang Bhoy Kecam Sekolah Taman Siswa Kota Medan

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Terlindungi: AWAS Buka Donasi Untuk (CA) Yang Di Larang Ikut Ujian Karena Tak Sanggup Dan Telat Bayar Uang Sekolah Di SMK Taman Siswa Medan

Sabtu, 4 April 2020 - 03:12 WIB

Dari Seorang Guru, Dosen dan Akhirnya Jatuh Cinta pada Profesi Jurnalis

TAJUK HARI INI