PSN Bendungan Lau Si Meme Tak Mampu Atasi Banjir Di Kota Medan, Warga: Lancar Proyeknya, Banjir Kotanya

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id l Medan – Kota Medan masih banjir, dan warga mempertanyakan Fungsi Kanal dan Bendungan Lau Simeme.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media Total anggaran untuk pembangunan Bendungan Lau Simeme di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, adalah Rp1,76 triliun.

Pembangunan bendungan ini telah diresmikan dan diselesaikan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk penyediaan air baku dan pengendalian banjir di wilayah Medan dan sekitarnya.

Bendungan Lau Simeme yang dinilai belum sepenuhnya mampu mengatasi banjir Kota Medan mencuat karena kompleksnya permasalahan tata air di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum mencatat bahwa Bendungan Lau Simeme diproyeksikan untuk mereduksi atau mengurangi genangan banjir di Kota Medan sebesar kurang lebih 40%.

Bendungan ini dirancang untuk menahan debit air dari hulu, seperti Sungai Deli dan Sungai Percut, agar tidak membanjiri setidaknya 1.294 hektare area di 10 kecamatan di Kota Medan.

Banjir di Kota Medan tidak hanya disebabkan oleh luapan sungai besar yang bisa ditahan oleh bendungan. Masalah lain yang turut memicu banjir lokal meliputi:

Buruknya drainase perkotaan:

Banyak saluran air kota yang tidak mampu menampung debit hujan lokal atau tersumbat oleh sedimentasi dan sampah.Alih fungsi lahan (Daerah Aliran Sungai):

Pendirian bangunan di bantaran sungai mempersempit kapasitas tampung alami sungai.

Pasang air laut (rob): Fenomena pasang naik juga sering menghambat aliran air sungai menuju muara di pesisir Belawan.

meminta adanya audit dan investigasi terkait efektivitas proyek strategis nasional (PSN) ini agar perannya sebagai pengendali banjir dapat dirasakan optimal oleh warga.Untuk mengatasi banjir secara menyeluruh, kehadiran bendungan harus diselaraskan dengan program lain seperti normalisasi sungai-sungai kecil di dalam kota, perbaikan sistem drainase, dan penertiban tata ruang.

Rahmadsyah warga kota Medan mengatakan banyak sekali anggaran yang di kucurkan mengatasnamakan pengendalian banjir kota Medan namun warga kota Medan hingga saat ini masih merasakan banjir.

“Banjir Kotanya, Lancar Proyeknya, bertambah Harta Pejabatnya, banyak proyek pengendalian banjir tapi kok masih banjir,” pungkasnya.Minggu (7/6/2026)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Jangan Gara Gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Dewan Pers Dukung Polisi Tangkap 2 Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan
Komisi 1 DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Terkait Lampu Taman Di Gas “Rayap Besi”, Beban Kerja Kepling Bertambah Begadang Bawa Selimut Dan Bantal
Rugikan Vendor Dan Berdampak Lingkungan, DPRD Medan Di Minta Sidak Proyek Pembangun Kantor OJK di Kota Medan
Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Akuntabel, Pemkab Tapteng Gelar Workshop SPIP dan Manajemen Risiko
Pelanggaran K3 di Proyek Jembatan Dinas SDA BMBK Deli Serdang Kontraktor Abaikan Keselamatan Pekerja Demi Keuntungan
Hadiri Pembukaan Latihan Bersama Pacific Partnership Bupati Tapanuli Tengah: Apresiasi Kontribusi Nyata di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Manajemen Kebencanaan
Kolega Akan Gelar Aksi Demo Bersama Warga Terkait Pemilik Bangunan Jalan Jati II Tak Hargai Surat Himbauan Camat Medan Kota
KOLEGA Minta Usut K3, Selamatkan Pekerja Di Dalam Rumah Elite Yang Meledak Di Medan Polonia

Baca Juga

Rabu, 22 Juli 2026 - 21:51 WIB

Jangan Gara Gara Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga, Dewan Pers Dukung Polisi Tangkap 2 Wartawan Diduga Lakukan Pemerasan

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:30 WIB

Komisi 1 DPRD Medan Di Minta Gelar RDP Terkait Lampu Taman Di Gas “Rayap Besi”, Beban Kerja Kepling Bertambah Begadang Bawa Selimut Dan Bantal

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:38 WIB

Rugikan Vendor Dan Berdampak Lingkungan, DPRD Medan Di Minta Sidak Proyek Pembangun Kantor OJK di Kota Medan

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:13 WIB

Wujudkan Tata Kelola Bersih dan Akuntabel, Pemkab Tapteng Gelar Workshop SPIP dan Manajemen Risiko

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:14 WIB

Pelanggaran K3 di Proyek Jembatan Dinas SDA BMBK Deli Serdang Kontraktor Abaikan Keselamatan Pekerja Demi Keuntungan

Tajuk Populer

Wali Kota Mahyaruddin Salim: Pemko Tanjungbalai Segera Benahi dan Ubah Kawasan Inti Kota Terlihat Rapi, Bersih, Indah, Sehat dan Nyaman Untuk Masyarakat. 

Majalahceo.id | Tanjungbalai - Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Kadis LH Andri Ginting, Kadis Perhubungan Elvandia, Camat Tanjungbalai Selatan Yudhi Irfan Lesmana, Kabid Peningkatan Kapasitas dan Keanekaragaman Hayati Dinas LH Umyl Khairiyah dan Lurah di wilayah Kecamatan Tanjungbalai Selatan meninjau langsung kondisi taman, tugu, jalan dan lampu jalan penerangan umun di kawasan inti kota Tanjungbalai, Rabu (22-7-2026).

Hari ini saya bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan turun langsung melihat suasana dan kondisi taman kota, tugu dan lampu penerangan jalan umum dalam rangka perbaikan dan penataan Kota Tanjungbalai, kata Wali Kota Mahyaruddin.

Beliau menyampaikan, ini sekarang kami sedang melihat bagaimana kondisi dilapangan, langkah-langkah apa yang akan diambil dan lakukan seperti apa, inikan masih dititik pertama yang kita kunjungi, ini biasa kami sebut kawasan bundaran PLN, Jalan Sudirman inti kota yang menuju Titi Tabayang dan Jalan S. Parman, setelah dari titik pertama kami bergerak ke Jalan Sutomo.

Selanjutnya, dari Jalan Sutomo, disitukan ada tugu kemudian kami akan bergerak maju, ada tugu dan taman kota lagi, itu lokasinya di Jalan Cokroaminoto, dekat lapangan pasir atau Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, sebutnya lagi.

Wali Kota juga mengatakan, yang pasti, apa yang kita lakukan hari ini, kita mau tata ini semua karena mau dekat 17 Agustus 2026

Daerah

Rabu, 22 Jul 2026 - 23:55 WIB