Satgas Citarum Harum Sosialisasi kan Penertiban Jaring Apung Waduk Jatiluhur Untuk Pemulihan Ekosistem dan Kualitas Air

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H.,( Dok - Foto )

Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H.,( Dok - Foto )

Majalah CEO |Purwakarta, 15 Juni 2026 – Satgas Citarum Harum melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) Waduk Jatiluhur Tahun 2026 yang bertempat di Aula Kantor Desa Galumpit, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Senin (15/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, pengelola waduk, aparat kewilayahan, para kepala desa, anggota Satgas Citarum Harum, serta para petani KJA di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Hadir dalam kegiatan tersebut Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H., Dansektor 7 Citarum Harum Kolonel Infanteri Dikdik Sadikin, Camat Tegalwaru Endang Saefudin, S.KM., S.KP., Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Fahmi, perwakilan PJT II Jatiluhur Rahmat, para kepala desa se-Kecamatan Tegalwaru, Babinsa Desa Galumpit, serta masyarakat petani KJA.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata kembali keberadaan Keramba Jaring Apung di Waduk Jatiluhur yang jumlahnya saat ini dinilai telah melebihi kapasitas daya dukung lingkungan. Penataan tersebut dilakukan sebagai langkah strategis untuk menjaga kelestarian ekosistem waduk, meningkatkan kualitas air, serta mendukung keberlanjutan sektor perikanan di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Dansatgas Citarum Harum Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H., menegaskan bahwa program penataan KJA merupakan bagian dari upaya besar pemulihan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum yang selama ini menjadi perhatian pemerintah pusat maupun daerah.

Menurutnya, Satgas Citarum Harum tidak hanya berfokus pada penanganan sampah dan limbah, tetapi juga melakukan berbagai langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perairan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

“Satgas Citarum Harum selama ini melaksanakan berbagai program mulai dari pembersihan sampah, penanganan limbah, pengelolaan kotoran hewan, hingga penataan berbagai aktivitas yang berpotensi menurunkan kualitas lingkungan di kawasan Sungai Citarum dan waduk-waduk penyangganya. Semua ini dilakukan demi menjaga keberlanjutan sumber daya air yang sangat penting bagi masyarakat,” ujar Kolonel Infanteri Yanto Kusno Hendarto, S.H.

BACA SELENGKAPNYA:  Koalisi Solidaritas Prabowo Gibran Akan Gelar Aksi Demo Minta KPK Periksa PLN Terkait Blackout Sumatera

Ia menjelaskan bahwa keberadaan Sungai Citarum memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi sumber air bagi jutaan masyarakat, mendukung sektor pertanian, perikanan, industri, serta penyediaan energi listrik. Oleh karena itu, kualitas lingkungan di kawasan DAS Citarum harus terus dijaga melalui kerja sama seluruh pemangku kepentingan.

Lebih lanjut, Dansatgas menyampaikan bahwa penertiban KJA bukan bertujuan menghilangkan mata pencaharian masyarakat, melainkan untuk menciptakan keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.

“Penertiban KJA dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem waduk, meningkatkan kualitas air, serta menyesuaikan jumlah keramba dengan kapasitas yang mampu ditanggung oleh lingkungan. Jika kondisi ini tidak ditata dengan baik, maka dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat sendiri, baik dari sisi lingkungan maupun keberlangsungan usaha perikanan ke depan,” tegasnya.

Kolonel Yanto juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani KJA, untuk mendukung program pemerintah dan berpartisipasi aktif dalam menjaga kelestarian Waduk Jatiluhur sebagai aset bersama yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.

Sementara itu, Camat Tegalwaru Endang Saefudin, S.KM., S.KP., menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah melakukan berbagai upaya sosialisasi kepada para petani KJA, termasuk mengimbau agar melakukan panen lebih awal sebagai bagian dari persiapan program penataan.

Ia menjelaskan bahwa tingginya kepadatan KJA dapat berdampak terhadap kualitas air waduk. Sisa pakan yang tidak termakan ikan berpotensi mengendap dan menimbulkan pencemaran yang pada akhirnya dapat merugikan para petani itu sendiri.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program Satgas Citarum Harum demi menjaga keberlanjutan Waduk Jatiluhur yang menjadi sumber penghidupan bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta, Fahmi, menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung kegiatan budidaya perikanan melalui KJA, namun harus dilaksanakan sesuai dengan kapasitas dan daya dukung lingkungan.

BACA SELENGKAPNYA:  11 Barang Bukti Kasus Aktivis KontraS di Serahkan Kepada Pengadilan Militer II-08

Menurutnya, kebijakan penataan KJA merupakan bagian dari upaya pemulihan Sungai Citarum dan Waduk Jatiluhur agar fungsi ekologis maupun ekonominya dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Apabila jumlah KJA terus bertambah tanpa pengendalian, maka dampak lingkungan yang muncul akan semakin besar dan pada akhirnya dapat mengancam keberlangsungan usaha budidaya itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Dansektor 7 Citarum Harum Kolonel Infanteri Dikdik Sadikin menjelaskan bahwa kondisi KJA di Waduk Jatiluhur saat ini telah melampaui batas ideal yang ditetapkan. Oleh karena itu, diperlukan langkah penataan yang terukur dan didukung oleh seluruh pihak.

Ia juga mengimbau para petani untuk memberikan data yang valid terkait kepemilikan dan jumlah KJA sebagai dasar dalam proses penataan yang akan dilaksanakan.

“Tujuan utama dari program ini adalah menciptakan tata kelola waduk yang lebih baik sehingga manfaat Waduk Jatiluhur dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat secara berkelanjutan. Pada tahun ini ditargetkan pengurangan sebanyak 2.500 petak KJA sebagai bagian dari program penataan yang sedang berjalan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan terbangun pemahaman yang sama antara pemerintah, Satgas Citarum Harum, pengelola waduk, dan para petani KJA mengenai pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas budidaya perikanan dan kelestarian lingkungan.

Dengan kolaborasi seluruh pihak, upaya pemulihan kualitas lingkungan Waduk Jatiluhur dan DAS Citarum diharapkan dapat berjalan optimal demi kesejahteraan masyarakat saat ini maupun generasi yang akan datang.***

Sumber Berita: Satgas Citarum

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Danyonif 400/Banteng Raiders, Tegaskan Semangat Juang dan Kehormatan Prajurit Raider
Polsek Cikalongwetan Gelar Apel Siaga I Antisipasi Aksi Unjuk Rasa Elemen Mahasiswa Bandung Raya
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor
Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta
Legalitas Budidaya Kerang Dara Tambak Di Asahan Patut Dipertanyakan
Nobar dan Diskusi Film “Pesta Babi” di Yogyakarta Soroti Realita Pembangunan Papua dan Literasi Informasi.
Kapolda Jabar Ajak Personel Jaga Kebugaran Melalui Lari Bersama
Kapolsek Cikalongwetan Pimpin Apel KRYD dan Patroli Malam Minggu, Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Cimahi

Baca Juga

Senin, 15 Juni 2026 - 15:26 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Sertijab Danyonif 400/Banteng Raiders, Tegaskan Semangat Juang dan Kehormatan Prajurit Raider

Senin, 15 Juni 2026 - 14:46 WIB

Satgas Citarum Harum Sosialisasi kan Penertiban Jaring Apung Waduk Jatiluhur Untuk Pemulihan Ekosistem dan Kualitas Air

Senin, 15 Juni 2026 - 09:57 WIB

Polsek Cikalongwetan Gelar Apel Siaga I Antisipasi Aksi Unjuk Rasa Elemen Mahasiswa Bandung Raya

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:32 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolri dan Akpol ’90 Dhira Brata Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Bogor

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:28 WIB

Asops Kasdam Jaya Tinjau Langsung Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Wujud Sinergitas TNI-Polri di Jakarta

Tajuk Populer