Majalahceo.id l Medan – Statemen resmi Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara terkait fenomena busa putih di Sungai Percut:
—
PERNYATAAN SIKAP
KOMNAS PPLH WILAYAH SUMATERA UTARA
Terkait Dugaan Pencemaran Busa Putih di Sungai Percut
Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara menyampaikan keprihatinan atas munculnya gumpalan busa putih di aliran Sungai Percut, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang diduga merupakan indikasi adanya masuknya bahan pencemar ke badan sungai.
Fenomena busa pada sungai dapat disebabkan oleh keberadaan surfaktan/deterjen, limbah domestik, limbah industri, bahan organik dengan beban COD dan BOD tinggi, maupun senyawa kimia lainnya yang masuk tanpa melalui proses pengolahan yang memadai.
Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara meminta kepada seluruh pihak terkait untuk:
1. Melakukan investigasi dan penelusuran sumber pencemar (pollution source tracking) dari hulu hingga hilir Sungai Percut, termasuk pemeriksaan saluran pembuangan domestik, aktivitas usaha, dan industri yang berpotensi membuang limbah ke badan air.
2. Melakukan pengujian kualitas air secara komprehensif, meliputi parameter surfaktan (MBAS), COD, BOD, DO, TSS, fosfat, minyak dan lemak, pH, serta parameter lain sesuai karakteristik sumber pencemar.
3. Memastikan seluruh kegiatan usaha dan industri di sekitar DAS Percut memenuhi kewajiban pengelolaan lingkungan, termasuk pengoperasian Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai baku mutu yang berlaku.
4. Mendorong keterbukaan informasi lingkungan kepada masyarakat, karena sungai merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.
Komnas PPLH Wilayah Sumatera Utara menegaskan bahwa sungai bukan tempat pembuangan limbah, melainkan ekosistem yang memiliki fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Kerusakan kualitas sungai tidak hanya berdampak terhadap biota air, tetapi juga berpotensi mengancam kesehatan masyarakat yang bergantung pada sumber daya air tersebut.
Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, dunia usaha, dan organisasi lingkungan untuk bersama-sama menjaga kelestarian Sungai Percut menuju Sumatera Utara yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Medan, Juli 2026
KOMNAS PPLH WILAYAH SUMATERA UTARA
“Selamatkan Sungai Hari Ini, Selamatkan Kehidupan Generasi Mendatang.”
—
Catatan: Pernyataan ini dibuat dalam bentuk sikap organisasi lingkungan. Penyebab pasti busa tetap harus ditentukan melalui uji laboratorium dan investigasi sumber pencemar, bukan hanya berdasarkan tampilan visual.











