MajalahCeo.Id | Medan – Ormas Islam PISN Kota Medan menyatakan bahwa Wong Chun Sen Ketua DPRD Kota Medan adalah kaki tangan oligarki merupakan kritik terhadap sistem politik dan pemerintahan.
Melalui Rahmadsyah Kabid Media PISN Kota Medan mengatakan bahwa adanya Keterlibatan oligarki dalam politik.
Oligarki adalah sistem kekuasaan yang dikendalikan oleh sekelompok kecil orang yang memiliki kekayaan dan pengaruh besar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam konteks Indonesia, oligarki sering dikaitkan dengan keluarga dan elite bisnis yang memiliki pengaruh besar dalam politik dan pemerintahan.
Pengaruh oligarki terhadap DPRD Kota Medan.
Rahmad berpendapat bahwa Ketua DPRD Medan telah menjadi instrumen bagi oligarki untuk mengendalikan kebijakan publik dan melindungi kepentingan mereka.
Hal ini dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang dianggap menguntungkan kelompok tertentu dan merugikan masyarakat luas.
Kritik terhadap legitimasi DPR
Pernyataan Rahmad bahwa Ketua DPR Kota Medan adalah kaki tangan oligarki juga dapat mencerminkan kritik terhadap legitimasi dan representasi Ketua DPRD Kota Medan.
“Ketua DPRD Kota Medan tidak lagi mewakili kepentingan rakyat, melainkan lebih mewakili kepentingan kelompok-kelompok tertentu yang memiliki kekuasaan dan pengaruh besar,” ungkapnya, Jum’at (12/9/2025)
Ada beberapa pengaduan Rapat Dengar Pendapat yang di dihalangi Wong Chun Sen Ketua DPRD Kota Medan antara lain :
Rekomwndasi Komisi 4 DPRD Kota Medan tidak di di dukung Wong Chun Send Ketua DPRD Kota Medan antara lain RDP Tembok City View, RDP Jalan Pukat II, RDP Kasus LINA KWAN,
Wong Chun Sen saat di konfirmasi melalui pesan WA tak membalas.














