Pelayanan dan Fasilitas Memperihatinkan,Bupati Tapteng Diminta Evaluasi Direktur RSUD Pandan

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, menuai sorotan. Keluarga pasien mengeluhkan lambatnya penanganan dan fasilitas dasar yang sangat memprihatinkan.

Hal ini dialami oleh Dzulfadli Tambunan, Warga Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, saat membawa putrinya berobat ke rumah sakit milik Pemkab Tapteng tersebut, Senin (13/10/2025) malam.

Setelah melalui proses administrasi dan pemeriksaan di IGD, kata Dzul, putrinya harus menunggu lama baru dibawa ke ruang rawat inap. Sementara pasien yang datang belakangan, telah lebih dulu dibawa ke ruang rawat inap.

“Kami tiba sekitar pukul 20.00 WIB. Dibawa ke ruang rawat inap tiga jam kemudian. Padahal pemeriksaan dan pemberian obat telah dilakukan. Bahkan hasil observasi telah disampaikan kepada saya,” kata Dzulfadli Tambunan.

Tidak hanya itu, kekecewaan pria yang telah puluhan tahun berkecimpung di dunia jurnalistik ini semakin membuncah saat berada di ruang rawat inap. Tidak ada hospital bed (tempat tidur) yang siap pakai.

Perawat jaga baru merapikan tempat tidur setelah pasien tiba di ruang rawat inap. Keadaan tempat tidurnya pun sungguh sangat memprihatinkan, kondisinya rusak. Mesin pendingin udara juga tidak berfungsi.

“Kacau, pelayanan yang sangat bobrok sekali. Seharusnya fasilitas dasar itu stand by,” koar mantan Pemimpin Umum Koran Rakyat Tapanuli itu.

Lebih jauh diungkapkan, pelayanan mengecewakan tidak hanya sekali ia terima di RSUD Pandan. Saat membawa putrinya tersebut berobat beberapa bulan lalu, kejadian miris dan memprihatinkan ia dapatkan. Perawat jaga meminta kain penutup kasur (bed cover) kepadanya.

“Gila, bagaimana mungkin mereka meminta alas penutup kasur ke keluarga pasien. Saat itu saya hampir pingsan mendengarkan permintaan konyol itu,” keluh Dzul.

BACA SELENGKAPNYA:  Pemdes Lumut Nauli Bagikan Susu dan Makanan Tambahan,Juga Pengobatan Gratis Kepada Masyarakat yang Kurang Sehat

Ia menilai, jargon “Tapteng Naik Kelas” hanya isapan jempol bagi pengelola RSUD Pandan. Padahal, Bupati Tapteng telah menekankan agar pelayanan pada semua lini ditingkatkan.

“Bagi saya RSUD Pandan bukan naik kelas, tapi turun kelas,” tegasnya.

Oleh karena itu, jurnalis yang memulai karir dari loper koran ini mendesak Bupati Tapteng mengevaluasi kinerja Direktur RSUD Pandan. Jika tidak mampu memimpin dan mengelola dengan baik, tidak perlu dipertahankan.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng. Ini terkait pelayanan publik terhadap pasien dan masyarakat yang sangat membutuhkan. Bahkan ini menyangkut nyawa,” tandasnya.

Direktur RSUD Pandan, Fadly Syahputra yang dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, belum berhasil dikonfirmasi.

Sementara, Kepala TU RSUD Pandan, German Sitompul berdalih, lamanya pasien menunggu di ruang IGD diakibatkan ruang perawatan penuh. Satu bulan terakhir pasien di RSUD Pandan membludak.

“Mohon maaf sebelumnya ia pak. Kami minta maaf atas kekurangan pelayanan kami. Untuk keluhan lainnya, kami akan tindaklanjuti ia pak. Terimakasih atas masukan, saran dan perhatian bapak,” balas German.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Bulan Bhakti IBI, Ketua TP PKK dan Staf Ahli I TP PKK Tapteng Hadiri Pelaksanaan KB Gratis
Manfaat Bekam: Terapi Sehat Yang Sudah Teruji Sejak Zaman Dahulu
Moringa: Si Daun Ajaib Penuh Khasiat untuk Kesehatan
Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka
Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga
Camat Sosorgadong Dampingi Relawan Kesehatan, Baguna dan DPP PDIP Berikan Pengobatan Gratis
Bupati Tapteng : Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat
Plt Kadis Kesehatan : Empat Warga Terisolir Kembali Dirujuk Berobat ke RSUD Pandan Gunakan Helikopter BNPB

Baca Juga

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:43 WIB

Bulan Bhakti IBI, Ketua TP PKK dan Staf Ahli I TP PKK Tapteng Hadiri Pelaksanaan KB Gratis

Jumat, 24 April 2026 - 08:21 WIB

Manfaat Bekam: Terapi Sehat Yang Sudah Teruji Sejak Zaman Dahulu

Rabu, 22 April 2026 - 19:44 WIB

Moringa: Si Daun Ajaib Penuh Khasiat untuk Kesehatan

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:40 WIB

Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:12 WIB

Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga

Tajuk Populer