Pemkab Tapteng Laksanakan Aksi Konvergensi yang ke-2 Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – PANDAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas PP dan KB) Kabupaten Tapanuli Tengah melaksanakan Aksi 2 (Penyampaian Indikator Stunting Pengumpulan Data Renja) Kabupaten Tapteng Tahun 2025 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng Rabu, (12/11/2025).

Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Keluarga Berencana, serta dilanjutkan dengan Doa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kadis PP dan KB Tapteng Sondang Rosmauli Malau, SKM menyampaikan, Kita melaksanakan Aksi Konvergensi yang ke-2
(Penyampaian Indikator Stunting Pengumpulan Data Renja) percepatan Penurunan Stunting tahun 2025, dimana pada tahun 2024 hasil SSGI Prevalensi Stunting sebesar 32,3% dari 23,8%.

Maka dari itu, Kabupaten Tapteng Idealnya harus dapat mencapai angka sesuai dengan target Nasional menjadi 14% untuk mendukung upaya percepatan penurunan Stunting dan melakukan Rencana Kerja pada Program Percepatan Penurunan Stunting pada tahun ini.

Stunting merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas sumberdaya manusia unggul sehingga percepatan penurunan Stunting dimulai pada saat Prakonsepsi sampai 1000 hari pertama kehidupan.

Kami mengajak, mari kita satukan tujuan untuk bersama-sama dalam hal percepatan penurunan Stunting sehingga dapat kita ambil langkah yang tepat dengan melakukan pendampingan dan pelayanan dalam persoalan keluarga beresiko Stunting sejak dini.

Kam mengharapkan, kita semua untuk dapat mengambil langkah-langkah strategis dan dapat menyusun rencana yang konkret bersama terkait untuk percepatan penurunan Stunting pada tahun 2025 ini sehingga kita bisa turunkan sesuai dengan target Nasional menjadi 14% mulai dari mendeteksi dini masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan Stunting kepada seluruh sasaran, dan melakukan intervensi segera.

Apabila sasaran memiliki masalah Gizi serta meningkatkan cakupan sasaran ke Posyandu beserta menyampaikan data Renja dan melaporkan data riil dan akurat ke dalam aplikasi Web Bangda Kemendagri termasuk oleh masing-masing kecamatan.

Baca Juga :  Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases

Dengan adanya kegiatan ini bersama mitra kerja dalam rangka percepatan penurunan Stunting di Kabupaten yang kita cintai, saya berharap mari kita mempertahankan yang sudah baik dan terus berinovasi dan berfungsi dengan baik sesuai dengan mekanisme kerja.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan mensukseskan percepatan penurunan Stunting sehingga dapat terselenggara dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Plt.Kepala Dinas Kominfo Tapteng, Kepala
Bidang Perencanaan, Pengendalian, dan Pelaporan Pembangunan Daerah Bappeda Tapteng Hendra Wijaya SE, mewakili Pimpinan OPD Tapteng, Camat se- Tapteng, Kepala UPTD Puskesmas se Tapteng, Tim Percepatan Penurunan Stunting Tapteng.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka
Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga
Camat Sosorgadong Dampingi Relawan Kesehatan, Baguna dan DPP PDIP Berikan Pengobatan Gratis
Bupati Tapteng : Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat
Plt Kadis Kesehatan : Empat Warga Terisolir Kembali Dirujuk Berobat ke RSUD Pandan Gunakan Helikopter BNPB
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng : 5 Warga Dirujuk ke RSUD Pandan Menggunakan Helikopter BNPB dan Basarnas
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng Pastikan Gudang Farmasi Terdampak Banjir, Stok Obat-obatan Aman
Plt. Kadis Kesehatan Tapteng Gudang Farmasi Terdampak Banjir, Stok Obat-obatan Aman
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 16:40 WIB

Dinas Kesehatan Tapteng Kerahkan Tenaga Medis Layani Pengungsi Banjir Susulan di Kelurahan Bonan Lumban kecamatan Tukka

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:12 WIB

Wakil Bupati Tapteng : PMI Kerahkan 3 Unit Exacavator Mini Bersihkan Pemukiman Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 03:51 WIB

Camat Sosorgadong Dampingi Relawan Kesehatan, Baguna dan DPP PDIP Berikan Pengobatan Gratis

Minggu, 4 Januari 2026 - 14:26 WIB

Bupati Tapteng : Tenaga Kesehatan Ujung Tombak Untuk Menyehatkan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:52 WIB

Plt Kadis Kesehatan : Empat Warga Terisolir Kembali Dirujuk Berobat ke RSUD Pandan Gunakan Helikopter BNPB

Berita Terbaru