Banjir Susulan di Kecamatan Tukka, Bupati Tapteng Pantau Normalisasi Sungai

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – TAPANULI TENGAH – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah pada Jumat (2/1/2025), sejak dini hari hingga sore hari, kembali mengakibatkan banjir, banjir susulan ini mengakibatkan air meluap hingga ke pemukiman warga dan menutupi badan jalan di sejumlah titik di Kecamatan Tukka.

Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu, SH, MH, meninjau langsung ke lokasi banjir di Kelurahan Pasar Onan Tukka, di Kelurahan Hutanabolon dan di Kelurahan Bonalumban, pada Jumat (2/1/2026). Bupati memantau langsung pengerjaan normalisasi sungai di tiga kelurahan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Tapteng Masinton Pasaribu, SH, MH, memastikan aliran sungai berjalan lancar dan tidak masuk ke pemukiman warga dan membuat tanggul di pinggir sungai nanti.

Selanjutnya, Bupati juga melanjutkan perjalanan ke Kelurahan Hutanabolon meninjau sungai Aek Sigalagala dang sungai Aek Harsa Kelurahan Hutanabolon.

Disana, Bupati Tapteng bertemu dengan warga yang ingin kembali ke Dusun Huraba Desa Sait Kalangan II.

Kepada Kepala Desa Sait Kalangan II dan Desa Hutabolon, Bupati Tapteng berpesan, agar mencari tanah untuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Di Kelurahan Hutanabolon, Bupati juga bertemu dengan Danrem 023/KS ke Kolonel Inf Iwan Budiarso dan Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, S. Hub.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengimbau seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Imbauan itu untuk mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem.

Sementara itu, Kadis PUPR Kabupaten Tapteng Jusmar Efendi Simamora, S.T.,M.T. menjelaskan, banjir kali ini disebabkan curah hujan sangat tinggi, sehingga debit air melebihi daya tampung sungai sehingga mengakibatkan air meluap dari tanggul sungai yang sudah dibuat.

Baca Juga :  Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Ia mengungkapkan Pemkab Tapteng telah melaksanakan normalisasi sungai Aek Pintubosi di Kelurahan Pasar Onan Tukka, sungai Aek Siaili di Kelurahan Bona Lumban, sungai Aek Harse, sungai Aek Sigalagala dan sungai Aek Sialang di Kelurahan Hutanabolon sejak masa tanggap darurat bencana hingga saat ini.

Normalisasi sungai sudah berjalan baik dengan membersihkan sendimen dan batang kayu sisa banjir bandang dan tanah longsor, meskipun debit air cukup tinggi tapi air cepat surut, ini dibuktikan ketika Bupati Tapteng berkunjung ke lokasi sungai dimaksud air dengan cepat kembali surut.” ujar Kadis PUPR Tapteng

“Kadis PUPR Tapteng juga mengakui, memang normalisasi sungai masih butuh waktu mengingat panjangnya aliran sungai dan kami akan terus bekerja hingga normalisasi sungai tuntas.”

Saat ini, alat berat yang dikerahkan untuk normalisasi sungai di kelurahan Bonalumban dua unit exacavator capit, satu unit excavator long arm dan dua unit exacavator standar.

Untuk normalisasi sungai di kelurahan Hutanabolon dikerahkan lima unit exacavator standar dan 1 exacavator capit,” ungkap Kadis PUPR Tapteng.

Turut mendampingi Bupati Tapteng, Staf Ahli Bupati Tapanuli Tengah Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Boy Rahman Hasibuan, SIP, MAP, Kadis PUPR Tapteng Jusmar Efendi Simamora, S.T., M.T., Plt. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Tapteng, Frengki Simanungkalit, ST., Plt. Kastpol PP Tapteng, Lurah Bonalumban, Lurah Hutanabolon, dan Kepala Desa Sait Kalangan II.

#TaptengBangkit

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Kemnaker : Kasus Kecelakaan Kerja 1000 per Hari, AMPIBI : Lemahnya Budaya K3, Siapa Yang Bertanggung Jawab?
Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng
Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.
Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin
Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Bupati Tapteng: Musrenbang RKPD Tapteng Momentum Menata Arah Pembangunan yang Lebih Tangguh
Percepat Pembangunan Sheetpile, Gubsu dan Bupati Tapteng Tinjau Sungai Aek Tolang dan Sungai Sibuluan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:28 WIB

Data Kemnaker : Kasus Kecelakaan Kerja 1000 per Hari, AMPIBI : Lemahnya Budaya K3, Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Kamis, 16 April 2026 - 20:18 WIB

Wakil Bupati Tapteng Tepung Tawari dan Upah-upah 55 orang Calon Haji/Hajjah Tapteng

Kamis, 16 April 2026 - 12:46 WIB

Sinergitas Pengelolaan Pajak, Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Kepala KPP Pratama Kisaran.

Kamis, 16 April 2026 - 09:43 WIB

Refleksi May Day 2026, Di Kota Medan, Buruh Sudah Kerja Keras Tapi Masih Tetap Miskin

Rabu, 15 April 2026 - 13:41 WIB

Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol

Berita Terbaru