Majalahceo.id | Medan – Selama berlangsungnya Ramadhan ini selama 5 tahun lebih Pondok Tahfidz Kamboja berdiri melaksanakan program Ramadhan dengan tadarusan, berbagi takjil dengan tema Berikan Semampumu, Ambillah Secukupnya. Dan program Berbuka Bersama Santri setiap Sabtu.
Riki Kurniawan ST. Pendiri dan Ketua Dewan Guru Pondok Tahfidz Kamboja dalam keterangan Persnya mengatakan terkait peran pemerintah terhadap Pondok Tahfidz Kamboja yang terletak di Desa Bandar Klippa Kec Percut Sei Tuan Deli Serdang ini menyampaikan
“Alhamdulillah hingga 5 thn 6 bulan ini belum ada pimpinan daerah yang berkenan singgah ke tempat kita. Bahkan sekelas Kepala Dusun saja pun amat sulit kita hadirkan. Mungkin sangat penting perlunya pemerintah hadir disini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena hal utama bagi Pondok Tahfidz Kamboja adalah perbaikan akhlak.
Dengan kita turut berperan mendampingi anak generasi kita ini dari sisi perubahan Akhlakul Karimah nya.
Semoga tidak ada lagi 10 tahun kedepan generasi yang buta norma agama, korban dampak narkoba, judol dan lain – lain.
Mestinya pemerintah bersukacita mendampingi program² seperti ini. Kita tidak pernah memberatkan pemerintah. Selama ini segala biaya yang kita butuhkan untuk operasional, kita tanggung bersama secara pribadi. Namun pengurus masih mengganggap perlu hadirnya pemerintah hanya agar anak – anak yang kita bina selama ini juga merasakan belai kasih perhatian dari pemerintah.
Kami sebagai masyarakat menganggap pemerintah ibarat orang tua bagi kegiatan masyarakat.
Bagaimana jika kita berkegiatan tanpa mereka, isa berjalan. Hanya seperti ada pihak yang hadir jika disitu hanya ada finance benefit oriented saja.















