Komisi II DPRD Medan Dan Wasnaker Sumut Di Minta Sidak Ke PT Hugo Putra Jelang Lebaran Tiga Bulan Gaji Dan THR Tak Di Bayar

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 08:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Majalahceo.id l Medan — Puluhan buruh pabrik makanan ringan PT Hugo Putra Abadi yang berlokasi di Jalan Ladang, Kota Medan, melancarkan aksi protes kepada pihak pimpinan perusahaan, Kamis (12/03/2026). Aksi tersebut dipicu oleh belum dibayarkannya gaji para pekerja selama tiga bulan terakhir, sementara Hari Raya Idulfitri semakin dekat.

Para buruh yang mayoritas merupakan pekerja bagian produksi itu berkumpul di area pabrik untuk menyampaikan tuntutan mereka kepada pihak manajemen. Mereka meminta perusahaan segera melunasi tunggakan gaji serta memberikan kepastian terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) yang menjadi hak pekerja menjelang Lebaran.

Salah seorang buruh, Merry, mengatakan bahwa keterlambatan pembayaran gaji selama tiga bulan sangat memberatkan para pekerja dan keluarga mereka. Menurutnya, kondisi tersebut membuat para buruh kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih lagi menjelang Hari Raya Idulfitri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah tiga bulan tidak menerima gaji. Bagi perusahaan mungkin terlihat biasa saja, tapi bagi kami ini jumlah yang sangat besar. Kami punya keluarga yang harus dinafkahi dan kebutuhan yang harus dipenuhi, apalagi sekarang sudah mau Lebaran,” ujar Merry dengan nada kecewa.

Ia juga menyoroti sikap perusahaan yang dinilai tidak memberikan kepastian kepada para pekerja. Bahkan, menurutnya, para buruh tetap diminta bekerja seperti biasa meskipun hak mereka belum dibayarkan.

“Kami tetap diminta bekerja seperti biasa, sementara gaji kami masih menunggak. Ini sangat tidak adil bagi kami sebagai pekerja. Kami hanya menuntut hak kami yang sudah kami kerjakan,” katanya.

Tidak hanya persoalan gaji, para buruh juga mengungkap dugaan bahwa iuran BPJS Ketenagakerjaan mereka tidak dibayarkan oleh pihak perusahaan selama kurang lebih satu tahun. Hal ini membuat para pekerja merasa tidak memiliki jaminan perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja.

“BPJS Ketenagakerjaan kami sudah hampir satu tahun tidak dibayarkan oleh perusahaan. Kalau terjadi kecelakaan kerja atau sesuatu yang tidak diinginkan saat kami bekerja, siapa yang akan bertanggung jawab?” tambahnya.

Para buruh menilai kondisi ini sangat merugikan mereka karena selain tidak menerima gaji, mereka juga kehilangan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang seharusnya menjadi kewajiban perusahaan.

Dalam aksi tersebut, para pekerja mendesak pihak manajemen PT Hugo Putra Abadi agar segera memberikan kepastian terkait pembayaran gaji yang tertunggak selama tiga bulan serta THR yang menjadi hak mereka sesuai dengan ketentuan ketenagakerjaan.

Para buruh juga menegaskan bahwa apabila perusahaan sudah tidak mampu lagi menjalankan kewajibannya kepada pekerja, maka pihak manajemen diminta untuk menyelesaikan seluruh hak-hak karyawan secara terbuka dan tidak menggantung nasib para pekerja.

“Kalau memang perusahaan sudah tidak sanggup lagi membayar gaji kami, tolong disampaikan secara terbuka dan selesaikan semua hak kami. Jangan kami terus digantung seperti ini tanpa kepastian,” tegas Merry.

Aksi protes tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar pabrik. Para buruh berharap pemerintah dan instansi terkait dapat turun tangan untuk menengahi permasalahan tersebut agar hak-hak pekerja dapat segera diselesaikan.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Hugo Putra Abadi belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh wartawan kepada pihak perusahaan masih belum mendapatkan jawaban.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3 Sumatera mengatakan dirinya meminta Konis II DPRD Kota Medan dan Wasnaker Disnaker Sumut Sidak ke PT Hugo Putra terkait Keluhan Buruh.

“Kita Minta Wasnaker Disnaker Sumut dan Komisi II DPRD Medan agar Sidak Ke PT Hugo Putra agar persoalan perselisihan pekerja bisa segera mendapat solusi,” pungkasnya

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Tanah Negara 549 M2 Diduga Ditelan Tembok Jalan Seroja 1 Gang Anggrek Medan Sunggal, Warga Minta APH Turun
Aspirasi Warga Sundawenang Berbuah Hasil, Pengaspalan Jalan Angkrong Disambut Antusias
Nyawa Pengendara Terancam, Proyek Pemerintah Dikritik Karena Abaikan keselamatan warga
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan 169,35 Ton Beras Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dari Gudang Bulog Sibolga untuk Warga Tukka dan Badiri
Pembangunan Kantor Kecamatan Cidahu Dimulai, Leni Nurliah Harapkan Pelayanan Publik Semakin Optimal
Sekda Ade Suryaman Perkuat Kinerja Pemerintahan Sukabumi Lewat Tiga Agenda Strategis
BKPSDM Sukabumi Perkuat Profesionalisme ASN, Disiplin Kerja dan Integritas Jadi Prioritas
Antisipasi Dampak Kabut Asap Karhutla, Dishub Tapteng Gelar Aksi Pembagian Masker

LINI MASA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:06 WIB

Tanah Negara 549 M2 Diduga Ditelan Tembok Jalan Seroja 1 Gang Anggrek Medan Sunggal, Warga Minta APH Turun

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Nyawa Pengendara Terancam, Proyek Pemerintah Dikritik Karena Abaikan keselamatan warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 05:43 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan 169,35 Ton Beras Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah dari Gudang Bulog Sibolga untuk Warga Tukka dan Badiri

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pembangunan Kantor Kecamatan Cidahu Dimulai, Leni Nurliah Harapkan Pelayanan Publik Semakin Optimal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Sekda Ade Suryaman Perkuat Kinerja Pemerintahan Sukabumi Lewat Tiga Agenda Strategis

TAJUK HARI INI