Manajer Operasional Bungkam, AMPIBI Akan Gelar Aksi Demo Minta Disnaker Sumut Periksa CMAJ Terkait Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PT CMAJ di Kota Medan, perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing Cleaning Service (Dok-Foto)

Kantor PT CMAJ di Kota Medan, perusahaan yang bergerak di bidang outsourcing Cleaning Service (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – Aliansi Masyarakat Peduli Buruh Indonesia (AMPIBI) akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran karena kecewa dengan PT CMAJ yang memberikan Upah Murah pekerja dan di bawah Upah Minimum (UMP/UMK) terlalu rendah dan tidak sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di tengah tingginya biaya hidup.

Gerakan ini menuntut beberapa poin utama, di antaranya:

Kenaikan Upah: Meminta kenaikan upah minimum agar daya beli pekerja tidak turun.

Penolakan Outsourcing: Menuntut penghapusan sistem kerja kontrak yang dinilai merugikan.

“Terlalu banyak kali temuan pelanggaran ketenagakerjaan di PT CMAJ,, oleh karena itu kami akan menggelar Aksi Demo minta Disnaker Sumut Periksa PT CMAJ,” ungkap Rahmadsyah aktifis yang tergabung dalam AMPIBI, Kamis (4/6/2026).

Suria Manajer Operasional PT CMAJ saat di konfirmasi melalui pesan WA memilih bungkam tak memberi komentar apapun atau membalas chat awak media.

“Maaf bg aku masih di luar kota bg. Balik dari duri langsung aku kabari abg bg, lagi meeting bang,” katanya, Kamis (4/6/2026).

BACA SELENGKAPNYA:  Pimpin Apel, Wabup Tapteng Sesuai Amanat Presiden Prabowo ajak ASN Laksanakan Gerakan Indonesia ASRI

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan
Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?
Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan
Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri
Sinergi Pemkab Sukabumi dan BAZNAS Hadirkan Harapan, Wujudkan Sukabumi Mubarokah melalui Aksi Nyata untuk Warga
Ajang “Wisata” AFF 2026, Rico Waas “Miskin” Kreatifitas, Kadis Pariwisata Ngapain Aja?
Di Bawah Guyuran Hujan, Pendemo DPN Tetap Orasi, Namun Rico Waas Dan Jajarannya Tak Kunjung Mau Menemui Peserta Aksi

Baca Juga

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:02 WIB

Dukung “Medan Asri Bergerak”, Lurah Madras Hulu Adakan Gotong Royong Masal Bersih Lingkungan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:47 WIB

Medan Asri Bergerak Wujudkan Medan Bersih, Hijau, Rapi Dan Berkelanjutan Hanya Untuk Kebutuhan Konten Rico Waas, Faktanya?

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:31 WIB

Kado Pahit Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, 2.700 Pohon Di Tebang Demi Ambisi Proyek BRT Di Kota Medan

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:21 WIB

Rico Waas “Abaikan” Rekomendasi DPRD Medan, Rapor Merah Di Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:44 WIB

PMI Tapanuli Tengah Bersama Hongkong Red Cross Serahkan 110 Paket Sekolah Untuk Siswa Terdampak Bencana di SMK N 1 Badiri

Tajuk Populer