KASAD dan Bupati Tapteng Resmikan Jembatan Modular Tipe-21 di Lubuk Ampolu

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., disaksikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis (Dok-Poto)

Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., disaksikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi Lubis (Dok-Poto)

 

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Tapanuli Tengah – Komitmen Pemerintah Republik Indonesia bersama TNI Angkatan Darat dalam mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Modular Tipe-21 di Desa Lubuk Ampolu, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Senin, 8 Juni 2026.

Peresmian jembatan tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., disaksikan Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud, unsur Forkopimda, jajaran TNI, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Kehadiran Jembatan Modular Tipe-21 menjadi simbol kuat sinergi antara Pemerintah Pusat, TNI AD, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, dan masyarakat dalam membangun kembali akses vital yang terdampak bencana alam. Jembatan ini menghubungkan Desa Lubuk Ampolu dengan Desa Pagaran Honas dan Desa Aek Bontar di Kecamatan Tukka, sekaligus menjadi akses penting menuju ibu kota kecamatan dan pusat pemerintahan kabupaten.

Dalam sambutannya, KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa pembangunan jembatan modular merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia agar TNI dapat bergerak cepat membantu masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dasar di daerah terdampak bencana.

Menurutnya, penggunaan konstruksi jembatan modular, baik tipe Bailey, Aramco maupun jembatan gantung, menjadi solusi efektif untuk memulihkan konektivitas masyarakat dalam waktu relatif singkat.

“Jembatan permanen tentu menjadi pilihan ideal, namun membutuhkan anggaran dan waktu yang lebih besar. Karena itu, jembatan modular menjadi solusi yang cepat, aman, dan efektif untuk mengembalikan akses masyarakat serta mendukung pemulihan aktivitas ekonomi,” ujar KASAD.

Jenderal Maruli juga menyampaikan bahwa hingga saat ini TNI Angkatan Darat telah berhasil membangun sebanyak 24 jembatan penghubung di berbagai wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana.

BACA SELENGKAPNYA:  Upah Murah Dan Zona Merah K3, AMPIBI Geruduk Kantor Walikota Dan DPRD Medan, Pernyataan Sikap Di Terima Plt Kadisnaker

Meski menghadapi tantangan geografis yang cukup berat, termasuk distribusi material dari Pelabuhan Belawan menuju lokasi pembangunan yang berada di wilayah terpencil, seluruh proses pembangunan dapat terlaksana berkat kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami mengapresiasi dedikasi para prajurit yang telah bekerja dengan penuh semangat bersama masyarakat. Dengan terbukanya kembali akses ini, diharapkan aktivitas ekonomi dan mobilitas warga dapat berjalan normal serta mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Presiden Republik Indonesia serta KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan kepada masyarakat Tapanuli Tengah.

Bupati menjelaskan bahwa pembangunan sejumlah jembatan di Tapanuli Tengah merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Republik Indonesia bersama KASAD yang meninjau langsung kondisi infrastruktur pascabencana di daerah tersebut.

“Atas arahan Presiden dan tindak lanjut yang dilakukan KASAD beserta jajaran TNI, belasan jembatan berhasil dibangun di Tapanuli Tengah. Ini merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkap Bupati.

Masinton menambahkan, Jembatan Modular Tipe-21 di Desa Lubuk Ampolu yang sebelumnya memiliki bentang sekitar 10 meter kini diperpanjang menjadi 30 meter sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang kerap terjadi di kawasan tersebut.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pendorong peningkatan ekonomi daerah.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan penghubung harapan masyarakat. Dengan akses yang semakin baik, distribusi hasil pertanian akan lebih lancar, akses pendidikan dan layanan kesehatan semakin mudah, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tutur Bupati.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso beserta jajaran, Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, Dandim 0211/Tapanuli Tengah Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, unsur Forkopimda Kabupaten Tapanuli Tengah, pimpinan DPRD, Camat Badiri, para kepala desa dan lurah se-Kecamatan Badiri, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.

BACA SELENGKAPNYA:  Buka Pelatihan UMKM, Wakil Bupati Tapteng : Packaging Sarana Pemasaran Yang Efektif

Peresmian Jembatan Modular Tipe-21 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat konektivitas wilayah, mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta mendukung terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Dansatgas Citarum Harum Tekankan Peran Pentahelix dalam Penanganan Banjir dan Sampah di Kabupaten Bandung
Buruknya Pelayanan Publik Di Kota Medan, Warga: Rekomendasi DPRD Medan Di Cuekin Rico Waas, Apalagi Suara Rakyat Jelata
Anak Buah Rico Waas Plesiran Ke Bali, Di Saat PAD “Bocor” Dan Upah Pungut Kepling Belum Di Bayarkan
Bupati Tapanuli Tengah Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih Hingga Aksi Sosial Untuk Masyarakat
KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Resmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Desa Lubuk Ampolu
Miris, Jalan “Sejuta Lubang” Di Marelan Di Keluhkan Warga Pengguna Jalan Kota Medan
Buruknya Pelayanan Publik Di Dinas Perkim Kota Medan, Disposisi Sekda Terkait Rekomendasi DPRD Medan Di Abaikan
Enaknya jadi Pejabat Negara, Susul Ketum KSPSI Jumhur Hidayat, Said Iqbal Dilantik jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan

Baca Juga

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:20 WIB

Dansatgas Citarum Harum Tekankan Peran Pentahelix dalam Penanganan Banjir dan Sampah di Kabupaten Bandung

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:38 WIB

KASAD dan Bupati Tapteng Resmikan Jembatan Modular Tipe-21 di Lubuk Ampolu

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:27 WIB

Buruknya Pelayanan Publik Di Kota Medan, Warga: Rekomendasi DPRD Medan Di Cuekin Rico Waas, Apalagi Suara Rakyat Jelata

Senin, 8 Juni 2026 - 23:10 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Dampingi KSAD Resmikan Pipanisasi Air Bersih Hingga Aksi Sosial Untuk Masyarakat

Senin, 8 Juni 2026 - 22:59 WIB

KASAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak Resmikan Jembatan Modular Tipe 21 di Desa Lubuk Ampolu

Tajuk Populer