Implementasi Visi-Misi Bupati dan Wakil Bupati, Dinkes Tapteng Gelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi Calon Pegawai BLUD

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Kabupaten Tapanuli Tengah – Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar Sosialisasi dan Pembekalan Administrasi bagi calon Pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas di Aula Dinas Kesehatan Tapteng, Rabu 10 Juni 2026.

Kegiatan yang diikuti 160 peserta ini merupakan bagian dari implementasi Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sekaligus memberdayakan kembali Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang sebelumnya dirumahkan.

Sebelumnya, kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapteng, Binsar TH Sitanggang. Pembekalan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam memperkuat sumber daya manusia kesehatan yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan, SKep, Ns, MKes, AKK, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, sekaligus memberikan kesempatan kembali kepada para tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Tapteng. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk memberdayakan kembali para TKS yang sebelumnya dirumahkan serta memperkuat pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” kata Kadis Kesehatan Tapteng.

Menurut Lisnawati, Pemkab Tapteng terus berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan kesehatan melalui penguatan sumber daya manusia yang profesional, disiplin, berintegritas, dan memiliki jiwa melayani.

Lisnawati menjelaskan, sosialisasi dan pembekalan tersebut merupakan tahapan penting sebelum proses pengangkatan Pegawai BLUD Puskesmas. Para peserta diberikan pemahaman mengenai visi dan misi pelayanan kesehatan daerah, tata kelola BLUD, budaya kerja organisasi, serta tanggung jawab yang akan diemban apabila nantinya diberikan amanah sebagai Pegawai BLUD.

Lisnawati menegaskan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis tenaga kesehatan, tetapi juga sikap, etika, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh untuk menambah wawasan, memperkuat kompetensi, serta membangun komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk menunjukkan kesiapan, dedikasi, dan kesungguhan dalam mengabdi di bidang kesehatan,” katanya.

Selain pembekalan administrasi, peserta juga menerima materi terkait aktivasi dan penggunaan aplikasi Satu Sehat, orientasi peralatan kesehatan dasar, serta penguatan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Materi tersebut diberikan sebagai upaya mendukung transformasi layanan kesehatan yang semakin modern, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dalam sesi tersebut, seluruh peserta diwajibkan mengunggah dokumen administrasi ke aplikasi Satu Sehat sebelum mengikuti tahapan ujian. Langkah ini dilakukan untuk memastikan data tersimpan secara akurat, terintegrasi, dan mudah diakses sebagai bagian dari transformasi digital sektor kesehatan.

Lisnawati menambahkan, program rekrutmen Pegawai BLUD ini merupakan tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah untuk kembali memberdayakan tenaga kesehatan yang sebelumnya dirumahkan.

“Mereka yang diprioritaskan adalah para TKS yang sebelumnya dirumahkan. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk kembali memberdayakan tenaga kesehatan yang telah memiliki pengalaman dalam pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Saat ini, Kabupaten Tapanuli Tengah memiliki 25 puskesmas yang terdiri dari enam puskesmas rawat inap dan 19 puskesmas rawat jalan. Seluruh fasilitas kesehatan tersebut terus didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan, pada tahun 2026 Pemkab Tapanuli Tengah juga berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam pengembangan dua Puskesmas menjadi Puskesmas Plus Spesialistik, yakni Puskesmas Sorkam dan Puskesmas Barus. Berbagai kebutuhan sarana, prasarana, serta tenaga kesehatan dipersiapkan secara bertahap untuk mendukung program tersebut.

“Ini merupakan tindak lanjut dalam mendukung program Bupati dan Wakil Bupati untuk meningkatkan pelayanan kesehatan secara maksimal di seluruh fasilitas layanan kesehatan di Tapanuli Tengah,” ungkap Lisnawati.

Para peserta yang nantinya dinyatakan lulus akan diberdayakan sebagai Pegawai BLUD Puskesmas dengan sistem penggajian yang bersumber dari masing-masing BLUD sesuai ketentuan yang berlaku.

“Sesuai instruksi Bupati dan Wakil Bupati, pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat lebih profesional, humanis, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama,” tegas Lisna.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berharap dapat melahirkan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, semangat pengabdian, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi kesehatan.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81, Tariq Nabi Mangaratua Batubara Alami Pemblokiran KTP Sepihak, Rico Waas Di Duga Langgar Hak Konstitusional
Banyak Bansos Warga Miskin Di Putus Sedangkan Korupsi Merajalela, AMPIBI Akan Pasang Bendera Setengah Tiang Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81
Riki Kurniawan ST Sebut Deli Serdang Dalam Keadaan Tidak Baik Baik Saja
Pemko Medan Menghamburkan Uang Rakyat di The Hill Sibolangit, Ada Warga Miskin Medan Denai Menjerit Tak Dapat Bansos
Ketua DPD PKN Sumut Serahkan SK Mandataris Kepada Tokoh Pemuda Karo Ahmad Muslim Sembiring Untuk Pimpin DPD PKN Kota Medan
THM Cube Hotel Danau Toba Kota Medan Diduga Sarang Narkoba dan Terjadi Pelanggaran Perda, Ada Apa Salomo Pardede Bungkam?
Lurah SPT II, Kecamatan Medan Petisah Jangan Tutup Mata, Kos Kosan Meresahkan Warga, KOLEGA Minta Pendataan Penghuni Kos
KOLEGA Ucapkan Selamat Atas Pelantikan IPDN Angkatan ke 33 Anak Kandung Camat Medan Petisah

Baca Juga

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Kado Pahit Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81, Tariq Nabi Mangaratua Batubara Alami Pemblokiran KTP Sepihak, Rico Waas Di Duga Langgar Hak Konstitusional

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Banyak Bansos Warga Miskin Di Putus Sedangkan Korupsi Merajalela, AMPIBI Akan Pasang Bendera Setengah Tiang Di Hari Kemerdekaan RI ke – 81

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Riki Kurniawan ST Sebut Deli Serdang Dalam Keadaan Tidak Baik Baik Saja

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 10:32 WIB

Pemko Medan Menghamburkan Uang Rakyat di The Hill Sibolangit, Ada Warga Miskin Medan Denai Menjerit Tak Dapat Bansos

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:04 WIB

Ketua DPD PKN Sumut Serahkan SK Mandataris Kepada Tokoh Pemuda Karo Ahmad Muslim Sembiring Untuk Pimpin DPD PKN Kota Medan

Tajuk Populer