Mjalahceo.id | Sukabumi –Jawa Barat, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sukabumi menyatakan komitmennya untuk ikut memerangi penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang yang dinilai semakin mengkhawatirkan, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda. Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa.
Ketua DPD KNPI Kabupaten Sukabumi menegaskan bahwa persoalan narkoba tidak dapat dianggap sebagai masalah biasa. Peredarannya yang diduga semakin luas memerlukan langkah penanganan yang tegas, terukur, dan melibatkan seluruh unsur masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan hingga keluarga.
Menurut KNPI, berbagai laporan yang diterima dari masyarakat menunjukkan bahwa peredaran obat-obatan terlarang semakin mudah dijangkau. Kondisi tersebut menjadi peringatan serius karena dapat mengancam kehidupan sosial sekaligus menghancurkan masa depan para pelajar apabila tidak segera ditangani secara menyeluruh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan dinilai harus lebih diutamakan melalui sosialisasi, penyuluhan, dan pembinaan yang berkelanjutan kepada generasi muda.
KNPI juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut jaringan peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Penindakan terhadap pelaku dinilai harus dilakukan secara konsisten agar memberikan efek jera sekaligus memutus mata rantai peredaran barang terlarang di Kabupaten Sukabumi.
Selain penegakan hukum, seluruh lapisan masyarakat diimbau agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitarnya. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika.
Melalui deklarasi tersebut, KNPI berharap lahir gerakan bersama yang mampu memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba. Organisasi kepemudaan itu menegaskan bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang sehat, aman, dan berdaya saing.***
















