Membara, DPN Geruduk Dishub Kota Medan, Pendemo Perempuan Menangis Di Duga Sakit Hati Melihat Kesmedi

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 19:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

DPN Demo ke Dishub Kota Medan (Dok-Foto)

DPN Demo ke Dishub Kota Medan (Dok-Foto)

Majalahceo.id l Medan – DPN (Dewan Peduli Negeri) melakukan Aksi unjuk rasa atau “geruduk” kantor Dishub Kota Medan terkait dugaan Korupsi.

DPN mendesak pengusutan temuan kasus dugaan korupsi, menuntut transparansi hukum

Pendemo Meminta aparat penegak hukum memeriksa pejabat publik yang diduga terlibat dalam dugaan Korupsi di tubuh Dishub Kota Medan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza Nasution meminta Kadis Perhubungan Kota Medan untuk menerima aksi demo mereka, namun yang menerima aksi demo mereka ada Sekretaris hingga Kabid

“Kami mau Kadis yang menerima kami, oleh karena itu besok kami akan membawa massa lebih besar lagi,” ungkapnya, Selasa (11/8/2026)

Dalam tuntutannya, DPN menyoroti persoalan dugaan korupsi Lampu Jalan, Retribusi Parkir yang tidak pernah mencapai PAD, serta rekomendasi tutup Ekspedisi pukat II yang tidak dilaksanakan Walikota Medan karena banyak kontainer dan truk bongkar muat di kawasan tersebut.

DPN juga menyoroti kemacetan dan parkir berlapis yang marak terjadi di Kota Medan.

Bahkan seorang pendemo perempuan menangis karena di duga mendapat dugaan kekerasan verbal menyakiti hatinya dengan kata kata karena kesmedi Kabid Parkir Dishub Kota Medan mengeluarkan kalimat yang menurutnya menyakiti hatinya sebagai perempuan saat menyampaikan aspirasi.

Pendemo sempat membakar ban karena Kadis juga tidak menemui mereka dan aspirasi mereka mendapat jalan buntu karena ulah kesmedi yang di duga arogan saat menerima aksi pendemo.

Karena Kadishub Kota Medan tak juga menemui peserta aksi, akhirnya pendemo pun membubarkan diri.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Pura Puspita Sari di Sempor Kembali Digunakan, Menjadi Simbol Kerukunan Umat Beragama di Kebumen
Pasca Di Sidak Ombudsman RI, Kalapas Cibinong Dicopot, Abyadi Siregar: Evaluasi Menteri Imipas Dan Pidanakan Kalapasnya
Lurah Petisah Tengah Di Minta Gunakan Hati Nurani, “Menggusur” Pedagang Pagaruyung Tanpa Relokasi Dan Kompensasi Adalah Dzholim
Harga Ayam Melonjak, Emak – Emak Menjerit Di Saat Ekonomi Sulit, Kado Pahit Di Bulan Peternakan di Sumut, Mafia Kartel Pangan Ayam Menari Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Pidanakan Kalapas Cibinong Yang Halangi Ombudsman Bongkar Pungli Dan Fasilitas Mewah, Ombudsman RI Sebut Dua Kali Di Halangi
Jakarta Bergelombang! KSPSI AGN Sumut Membersamai Puluhan Ribu Buruh, KSPSI AGN Bergerak, Kawal Regulasi Perlindungan Pekerja
Kondisi Pasar Tidak Terawat, “Hidup Segan Mati Tak Mau” Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan Himbau Pedagang Pasar Untuk Membayar Kontribusi Dan Retribusi Pasar Yang Belum Di Serah Terimakan Pemko Langsung Ke Walikota
Harga Ayam Potong Melonjak, APPSI Sumut Bersama Dinas Ketapang Sumut Gelar Operasi Pasar di Medan, AWAS Minta Negara Jangan Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

LINI MASA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:45 WIB

Pasca Di Sidak Ombudsman RI, Kalapas Cibinong Dicopot, Abyadi Siregar: Evaluasi Menteri Imipas Dan Pidanakan Kalapasnya

Sabtu, 26 September 2026 - 13:57 WIB

Lurah Petisah Tengah Di Minta Gunakan Hati Nurani, “Menggusur” Pedagang Pagaruyung Tanpa Relokasi Dan Kompensasi Adalah Dzholim

Jumat, 25 September 2026 - 15:36 WIB

Harga Ayam Melonjak, Emak – Emak Menjerit Di Saat Ekonomi Sulit, Kado Pahit Di Bulan Peternakan di Sumut, Mafia Kartel Pangan Ayam Menari Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Kamis, 24 September 2026 - 21:45 WIB

Pidanakan Kalapas Cibinong Yang Halangi Ombudsman Bongkar Pungli Dan Fasilitas Mewah, Ombudsman RI Sebut Dua Kali Di Halangi

Kamis, 24 September 2026 - 20:47 WIB

Jakarta Bergelombang! KSPSI AGN Sumut Membersamai Puluhan Ribu Buruh, KSPSI AGN Bergerak, Kawal Regulasi Perlindungan Pekerja

TAJUK HARI INI

Dampak paling signifikan melanda wilayah hukum Polsek Pandan (Dok-Poto)

Berita

Polres Tapteng Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Tukka

Sabtu, 26 Sep 2026 - 22:11 WIB