Majalahceo.id l Medan – Kondisi PasarTidak Terawat, “Hidup Segan Mati Tak Mau” Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan Himbau Pedagang Pasar Untuk Membayar Kontribusi Dan Retribusi Pasar Yang Belum Di Serah Terimakan Pemko Langsung Ke Walikota, hal ini di sampaikan oleh Dedy Harvisyahari selaku ketua Forum Pedagang Pasar Tradisional Kota Medan di Pusat Pasar.
Banyaknya laporan masyarakat pedagang di beberapa pasar termasuk 4 pasar yang bangunan fisiknya belum di serahkan ke PUD Pasar Kota Medan seperti Pasar Induk, Pasar Kampung Lalang, Pasar Marelan dan Pasar Sukaramai.
“Keluhan pedagang sudah di sampaikan pedagang pasar kepada kepala pasar terkhususnya 4 Pasar yang masih milik pemko tersebut, namun tidak juga di lakukan perbaikan oleh PUD Pasar Kota Medan dengan alasan masih minimnya anggaran, kan udah gak benar ini,” ucap Dedy, Kamis (24/8/2026)
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kontribusi bulanan, restribusi harian kan Kontribusi tahunan di bayar oleh pedagang, koq malah tidak ada biaya untuk perawatan pasar? Kemana semua uang kutipan tersebut,” Tanya Dedi lagi
“Saya mencatat ada 4 pasar yang bangunannya belum di serahkan pemko Medan kepada PUD Pasar, dan bangunannya hancur, sarana dan prasarana nya kayak bukan pasar,” imbuh Dedy .
Sejak di kelola PUD Pasar, aset pemko tersebut tidak terawat sehingga bangunannya layak seperti pasar mati, ini artinya memang tidak ada dana perawatan dari pengelola pasar, cukai nya terus di kutip, ini kan udah kelewatan, sesal Dedi
Oleh karena itu Dedi Harvisyahari menghimbau para pedagang yang bangunannya masih milik pemko Medan agar membayar langsung ke walikota Medan, biar walikota Medan selaku penguasa kota Medan tau kondisi pasar pasar tradisional, karena dengan membayar kontribusi ke Pemko Medan, maka pemko Medan wajib mengembalikan fungsi pasar untuk perbaikan UMKM yang di gadang gadang walikota Medan naik kelas!,” katanya.
Naik kelas dari Hongkong , toh perhatian walikota Medan terkait pasar tradisional minim dan sangat minim, namun kalau hanya mendengar dari PUD Pasar Kota Medan tentu jawabannya semua aman dan terkendali.
Ketika di tanya gimana proses membayar ke pemko Medan, Dedi menjawab , tunjuk kordinator/ tokoh pedagang, kumpulkan kontribusi dan buat majalah dinding di pasar lalu setorkan ke walikota Medan, kalau walikota medannya gak mau titip ke kas pemko Medan, simple pungkas Dedi Harvisyahari yang juga Presidium Garuda Merah Putih Community Sumatera Utara.
















Komentar