Menjadi Korban Penganiayaan, Rohman Yang Bertugas Sebagai Guru P3K Harapkan Terduga Pelaku MAP Dihukum Berat

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Kondisi Rohman Pasca Insiden Penganiayaan Yang Dialaminya (fhoto.dok)

Gambar : Kondisi Rohman Pasca Insiden Penganiayaan Yang Dialaminya (fhoto.dok)

Majalahceo.id | Asahan – Menjadi korban penganiayaan yang disinyalir dilakukan oleh mantan muridnya, Rohman Syahputra Marpaung (32) yang berstatus sebagai guru P3K paruh waktu di SMKN 1 Pulau Rakyat dengan tegas berharap terduga pelaku berinisial MAP (25) dapat dihukum dengan seberat-beratnya.

“Dengan tegas bang, saya berharap terduga pelaku MAP dapat dihukum dengan seberat-beratnya, meskipun sebelumnya pihak keluarganya pernah mengajukan perdamaian kepada saya,” ucap Rohman saat ditemui di salah satu cafe di Kecamatan Pulau Rakyat, Selasa (7/7/2026).

Rohman mengatakan pemberian hukuman yang tegas terhadap MAP dinilai sangat penting untuk melindungi keselamatan dirinya yang bertugas sebagai tenaga pendidik.

“Tanpa adanya rasa aman nantinya, maka, proses belajar di sekolah dikhawatirkan akan menjadi terganggu bang,” jelasnya.

Dirinya mengatakan peristiwa penganiayaan yang dialaminya tersebut terjadi pada 16 Mei 2026 lalu di Dusun 1 Desa Rahuning 2 sekitar pukul 23.30 dini hari.

“Pelaku MAP yang merupakan mantan siswa di SMKN 1 Pulau Rakyat nekat melakukan penganiayaan terhadap saya karena diduga adanya faktor dendam bang,” ucapnya.

Memang, lanjut Rohman, sewaktu MAP masih mengenyam pendidikan di SMKN 1 Pulau Rakyat, dirinya memiliki catatan tingkah laku yang kurang baik di lingkungan sekolah.

“Sebagai contoh yang cukup nekat bang, MAP saat masih berstatus pelajar di sekolah SMKN 1 pernah mengacungkan senjata tajam kepada satu guru berinisial FR pada saat jam istirahat di halaman sekolah,” ketusnya.

Rohman mengatakan akibat MAP memiliki catatan tingkah laku yang kurang baik, MAP akhirnya sepakat untuk dikeluarkan oleh pihak sekolah.

“Mungkin, karena saya dulu pernah menegur beliau di sekolah akibat perbuatannya, MAP merasa dendam bang dan nekat melakukan penganiayaan terhadap saya,’ terang Rohman.

Masih menurut Rohman, setiap ketemu, terduga pelaku MAP tersebut sering kali mengeluarkan bahasa cacian maupun makian.

“Akibat perbuatan MAP tersebut, saya merasa direndahkan, disepelekan bahkan merasa tidak nyaman,” terangnya.

Rohman berharap besar kepada institusi penegak hukum agar dapat menghukum terduga pelaku MAP dengan seberat-beratnya demi memberikan efek jera serta terciptanya rasa keadilan.

“Karena, pemberian hukuman yang tegas dinilai sangat penting untuk melindungi keselamatan tenaga pendidik,” harapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pulau Raja, Ipda Aminan, S.H., membenarkan adanya peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Rohman Syahputra Marpaung yang bertugas sebagai oknum guru P3K paruh waktu.

“Peristiwa itu benar bang. Terduga pelakunya saat ini sudah berada di tahan bang. Untuk proses perkara nya sudah kita limpahkan ke Kejaksaan bang,” jelas Aminan saat dikonfirmasi melalui telepon seluler. ***

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Menhan Tinjau Tiga Satuan Yonif TP Jajaran Kodam IV/Diponegoro, Tegaskan Kesiapan Kekuatan Masa Depan TNI AD
Kejari Tanjungbalai Berkomitmen Mendukung Upaya Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah.
Kejari Tanjungbalai Berkomitmen Untuk Hadir di Tengah Masyarakat Serta Mendukung Program Yang Memberikan Manfaat Nyata.
Kogasgabpad Kodam IV/Diponegoro Sukses Kawal Kunjungan Presiden RI dan PM India di Candi Prambanan
Cek Gudang Bulog Divre Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sebut Ketersediaan Beras Aman.
Edukasi LOSEDA Terus Digencarkan, Sektor 8 Citarum Harum Ajak Warga Kelola Sampah Organik dari Rumah
Karang Taruna Kecamatan dan Desa Solokan Jeruk Perkuat Kebersamaan Dalam Kepedulian Terhadap Lingkungan dan Siap Kembangkan Wisata Edukasi Pemberdayaan Pemuda
Pastikan Zero Accident, Pangdam IV/Diponegoro Selaku Pangkogasgabpad Cek Kesiapan Pengamanan VVIP PM India Narendra Modi

Baca Juga

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:32 WIB

Menhan Tinjau Tiga Satuan Yonif TP Jajaran Kodam IV/Diponegoro, Tegaskan Kesiapan Kekuatan Masa Depan TNI AD

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:01 WIB

Kejari Tanjungbalai Berkomitmen Mendukung Upaya Pemerintah Dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah.

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:57 WIB

Kejari Tanjungbalai Berkomitmen Untuk Hadir di Tengah Masyarakat Serta Mendukung Program Yang Memberikan Manfaat Nyata.

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:25 WIB

Menjadi Korban Penganiayaan, Rohman Yang Bertugas Sebagai Guru P3K Harapkan Terduga Pelaku MAP Dihukum Berat

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:48 WIB

Cek Gudang Bulog Divre Asahan, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sebut Ketersediaan Beras Aman.

Tajuk Populer