MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Kecamatan Lumut – Desa Lumut Maju, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Warga desa lumut maju, kecamatan lumut, dan sekitarnya digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang telah meninggal dunia tergeletak di atas pasir muara, lingkungan dusun III desa lumut maju pada hari minggu 09 Agustinus 2026 sekitar jam 6.30 wib
Korban diketahui bernama Kurniawan Zendrato 36 tahun. warga desa muara sibuntuon, Kecamatan Sibabangun.
Penemuan mayat tersebut berawal dari salah satu warga yang tinggal di daerah tersebut, pihak keluarga yang tidak melihat korban sejak tanggal 07 Agustus 2026 hari Jumat sekitar pukul 15.00 wib sore hari
Sesuai keterangan keluarga inisial RG. Bahwa hari Jumat itu mereka sedang berada di TKP bersama korban dan ada oknum BKO PT. MIR. juga ada security dari PT MIR Yang aktif dan ada mantan security.
Tak lama kemudian Oknum security aktif dan mantan security mengancam korban dengan menggunakan parang. Sehingga korban lari menyelamatkan diri. Namun oknum security tersebut mengejar korban hingga beberapa meter.
Pada akhirnya korban melompat ke sungai Garoga ucap oknum pelaku saat cek TKP. Namun keluarga korban masih tetap di TKP awal. Tak lama kemudian. Pihak oknum pelaku pengejaran kembali jumpa dengan keluarga korban. Dan keluarga korban menanyakan kepada pelaku dimana adik saya tadi. Di duga pelaku mengatakan bahwa korban telah melompat ke sungai Garoga dan sudah hampir sampai di tepi sebrang ucap pelaku yang di tirukan keluarga korban inisial RG. kepada wartawan Minggu 09 Agustinus 2026
Sehingga keluarga korban tidak merasa ragu. Namun sampai hari Sabtu besoknya korban belum pulang kerumah. Sehingga keluarga korban mulai mencari di sekitaran tersebut. Namun tak membuahkan hasil.
Pada hari Sabtu menjelang sore hari pihak keluarga korban Datangi kantor Polsek sibabangun. Guna membuat laporan polisi.
Namun setelah sampai di kantor Polsek sibabangun namun oknum polisi yang di jumpai keluarga cuek kepada keluarga korban. Sangat disayangkan sikap oknum polisi yang tidak open atas laporan keluarga korban.
Tak lama kemudian salah satu wartawan yang ikut bersama keluarga korban di kantor Polsek sibabangun. Langsung menelpon Kapolsek. Sehingga Kapolsek mengatakan kepada wartawan dan keluarga korban. Hari Senin kita turun cek TKP. Biar saya coba telpon kepala desa lumut maju. Agar di duga pelaku datang ke Polsek malam ini. Guna meminta keterangan.
Sehingga laporan keluarga korban tak jadi di buatkan (LP) laporan polisi. sehingga keluarga korban kembali ke rumahnya dengan kekesalan.
Namun pagi Minggu Kapolsek Sibabangun IPTU, Totok.C.W., S.H.M.H. mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada di temukan mayat di muara lingkungan dusun III lumut maju. Kapolsek bersama anggota Polsek, Unit Inafis, langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ternyata sosok mayat tersebut tak lain yang di laporkan keluarga korban Sabtu ke Polsek sibabangun.
Petugas kepolisian selanjutnya melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan para Saksi, serta melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang berkaitan dengan peristiwa tersebut. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Pandan untuk menjalani pemeriksaan luar di ruang forensik.
Kapolsek Sibabangun IPTU Toto, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan langkah-langkah kepolisian sesuai prosedur guna mengetahui kondisi dan penyebab meninggalnya korban.
Pihak keluarga korban langsung mengikuti guna melanjutkan bedah otopsi. Atas permintaan keluarga, pemeriksaan terhadap pemakaman hanya dilakukan melalui pemeriksaan luar di Ruang Forensik RSUD Pandan.











