Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

- Jurnalis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting(Dok-Foto)

Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting(Dok-Foto)

Majalahceo.id | Tanjungbalai – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai di wakili Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung bersama pemerintah daerah se- Sumatera Utara menandatangani kesepakatan bersama percepatan penurunan stunting dalam Rapat Koordinasi Teknis dan Advokasi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Regional Sumatera tahun 2026 di Ballroom Grand Mercure Hotel Medan, Kamis (27-8-2026).

Melalui kesepakatan tersebut Pemko Tanjungbalai berkomitmen memperkuat koordinasi, pemanfaatan data, intervensi tepat sasaran,dan pemberdayaan keluarga, serta masyarakat dalam mendukung percepatan penurunan stunting.

“Dengan adanya penandatanganan percepatan penurunan stunting ini, diharapkan menjadi penguat bagi Kota Tanjungbalai melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” kata Nurmalini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan, komitmen Pemko Tanjungbalai melalui Wali Kota Tanjungbalai penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat agar intervensi berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.

“Penanganan stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh sektor dan masyarakat, karena itu, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat agar upaya yang dilakukan memberikan dampak nyata terhadap kualitas tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Rapat koordinasi regional ini menjadi forum untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pencegahan serta percepatan penurunan stunting.

Forum tersebut membahas penguatan komitmen pemerintah daerah, kualitas data sasaran, serta strategi intervensi spesifik dan sensitif untuk mempercepat penurunan stunting sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021.

Gubernur Sumatera Utara melalui Wakil Gubernur Surya menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program penanganan stunting tepat sasaran, berdasarkan SSGI 2024, prevalensi stunting Sumut mencapai 22 persen, lebih tinggi dari angka nasional 19,8 persen.

“Upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting tidak mungkin diselesaikan oleh satu sektor saja, dibutuhkan kerja sama yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat hingga keluarga,” jelasnya.

Surya menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, pemanfaatan data, serta pendekatan sesuai karakteristik setiap wilayah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara juga terus memperkuat intervensi melalui layanan kesehatan, pemantauan pertumbuhan balita, edukasi perilaku hidup sehat, peningkatan akses sanitasi, dan perbaikan rumah tidak layak huni.

Untuk itu, Wagubsu Surya menyampaikan bahwa stunting tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan fisik anak, tetapi juga berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia, produktivitas, dan daya saing bangsa.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Peningkatan Kesejahteraan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekretariat Wakil Presiden RI, Eddy Cahyono Sugiharto, menegaskan pentingnya sinergi hingga tingkat kecamatan, desa/kelurahan, dan keluarga.

Ia mengingatkan agar satu data menjadi dasar intervensi dengan sasaran yang terintegrasi, sehingga program benar-benar menjangkau keluarga yang membutuhkan, pelaksanaan percepatan penurunan stunting juga tetap mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021.

Edi Cahyono Suryanto juga mengatakan percepatan penurunan stunting menjadi bagian penting pembangunan SDM menuju Indonesia Emas 2045, upaya tersebut mencakup pemenuhan gizi, peningkatan kesehatan ibu dan anak, penguatan ketahanan keluarga, serta perbaikan sanitasi dan lingkungan.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama, diskusi, dan tanya jawab mengenai tantangan serta strategi percepatan penurunan stunting di daerah.

Turut hadir Kepala Bapperida Mariani, Kadis Kesehatan Safrina Yanti Harahap, Kadis P3A-PM Irma Suryani, Direktur RSUD dr. Tengku Mansyur Dian Ramadhan Sari.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Progres Perbaikan Jalan Asahan dan Jalan Veteran, Tegaskan Tidak Adalagi Pelaku Usaha Gunakan Bahu Jalan
Wali Kota Tanjungbalai Sambut Safari Anak Gaza di YMPI Sei Tualang Raso
Wakil Wali Kota Fadly Abdina Hadiri Musda V MD KAHMI dan Musda II FORHATI Kota Tanjungbalai
Bupati Sukabumi Tinjau Pelayanan Kontrasepsi MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi
Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh “Bukan Alun-Alun” di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun 
Tinjau Langsung RS Abdul Jalil Meliala, Wali Kota Tanjungbalai Minta Pemilik Selesaikan Operasional
Wali Kota Tanjungbalai Terima Audiensi Manajemen/Pemilik RS Abdul Jalil Meliala
SMAN 1 Parungkuda dan HIJI Sukabumi Bangun Sinergi, Perkuat Kolaborasi Pendidikan dengan Insan Pers

LINI MASA

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:45 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Progres Perbaikan Jalan Asahan dan Jalan Veteran, Tegaskan Tidak Adalagi Pelaku Usaha Gunakan Bahu Jalan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Sambut Safari Anak Gaza di YMPI Sei Tualang Raso

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Wakil Wali Kota Fadly Abdina Hadiri Musda V MD KAHMI dan Musda II FORHATI Kota Tanjungbalai

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Bupati Sukabumi Tinjau Pelayanan Kontrasepsi MOW dan MOP di RSUD Sekarwangi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Ironi Rp4,7 Miliar: Disperkim Bersikukuh “Bukan Alun-Alun” di Atas Papan Pengumuman Alun-Alun 

TAJUK HARI INI