Tiga Layanan Vital Lumpuh Sekaligus, Warga Batam Terjebak Kegelapan Tanpa Air dan Sinyal

- Jurnalis

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Pagi hari yang seharusnya menjadi awal aktivitas justru berubah menjadi kekacauan bagi warga Batam. Pemadaman listrik massal yang melanda kota Batam. (Dok-Foto Ilustrasi)

Pagi hari yang seharusnya menjadi awal aktivitas justru berubah menjadi kekacauan bagi warga Batam. Pemadaman listrik massal yang melanda kota Batam. (Dok-Foto Ilustrasi)

MAJALAHCEO | Batam — Pagi hari yang seharusnya menjadi awal aktivitas justru berubah menjadi kekacauan bagi warga Batam. Pemadaman listrik massal yang melanda kota ini sejak pagi hari tidak hanya membuat lampu rumah mati, tetapi memicu efek berantai yang melumpuhkan dua kebutuhan dasar lainnya sekaligus: pasokan air bersih terhenti total dan jaringan komunikasi hampir hilang di sebagian besar wilayah. Senin (12 Oktober 2026)

Di kawasan Marina Sekupang, warga bernama Dara menceritakan betapa sulitnya menjalani pagi ketika ketiga hal penting itu terganggu bersamaan. “Listrik mati, pompa air tidak menyala jadi keran pun kering. Sambil berusaha menyiapkan keperluan, ingin menghubungi keluarga pun susah karena sinyal telepon hilang. Rasanya seketika terputus dari segalanya,” ungkapnya.

Kondisi ini terjadi tepat pada jam-jam sibuk ketika warga bersiap berangkat kerja dan anak-anak berangkat sekolah. Tanpa listrik, lampu jalan dan lampu persimpangan tidak berfungsi, sehingga kemacetan mulai terbentuk di titik-titik utama kota. Di rumah-rumah warga, kegiatan memasak, menyetrika, hingga mengisi daya ponsel menjadi hal yang mustahil dilakukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kekecewaan terdalam warga bukan hanya karena ketidaknyamanan yang dirasakan, melainkan karena minimnya informasi yang masuk. Selama berjam-jam, warga belum mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai apa penyebab gangguan tersebut dan kapan layanan dapat pulih sepenuhnya.

“Sekarang hampir seluruh aspek kehidupan kita bergantung pada listrik. Kalau listrik mati, air tidak mengalir, dan tidak ada cara untuk mengetahui informasi terbaru, kami benar-benar merasa ditinggal tanpa kepastian. Yang kami butuhkan bukan sekadar pemulihan, tetapi juga keterbukaan informasi agar kami bisa menyesuaikan langkah,” ujar Rizki, warga kawasan Tiban.

Warga berharap pihak terkait segera menyampaikan informasi yang transparan — apa sebenarnya yang terjadi, apa yang sedang dilakukan untuk memperbaikinya, dan kapan warga bisa kembali menjalani hari seperti biasa. Bagi warga Batam, ketiga layanan ini bukan sekadar fasilitas, melainkan kebutuhan hidup yang tidak bisa ditawar lagi.***

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Sampaikan 3 Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD, Bupati Tapteng Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Pemko Medan Terima Warga Gang Anggrek: Tembok Akan Dituntaskan Dalam 3 Hari, DPRD Medan Jadwalkan RDPU 2 Minggu Lagi
Jeritan Warga Gang Anggrek: Menuntut Hak Ruang Hidup yang Dirampas Tembok Ilegal
Lantik 16 Pejabat, Bupati Masinton: Tekankan Pelayanan Publik yang Responsif dan Pemerataan Distribusi Pegawai ke Seluruh Kecamatan
Pemadaman Listrik Masif di Batam Ganggu Pelayanan Publik, Aplikasi Pemerintah Sempat Tidak Bisa Diakses
Sejumlah Jabatan Strategis Berganti, Polda Jateng Tegaskan Komitmen Polisi Bersama Masyarakat
Bupati Tapteng Diwakili Kadis Kesehatan Hadiri Pesta Puncak Tahun Pengajaran Iman di HKBP Dolok Nauli
Kodim 0709/Kebumen Gelar Pra Karya Bakti TNI AD, Perkuat Pengabdian untuk Rakyat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

LINI MASA

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:39 WIB

Sampaikan 3 Ranperda pada Rapat Paripurna DPRD, Bupati Tapteng Tekankan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:51 WIB

Jeritan Warga Gang Anggrek: Menuntut Hak Ruang Hidup yang Dirampas Tembok Ilegal

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Lantik 16 Pejabat, Bupati Masinton: Tekankan Pelayanan Publik yang Responsif dan Pemerataan Distribusi Pegawai ke Seluruh Kecamatan

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Tiga Layanan Vital Lumpuh Sekaligus, Warga Batam Terjebak Kegelapan Tanpa Air dan Sinyal

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Pemadaman Listrik Masif di Batam Ganggu Pelayanan Publik, Aplikasi Pemerintah Sempat Tidak Bisa Diakses

TAJUK HARI INI