Majalahceo | Tapanuli Tengah – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah memicu bencana longsor dan banjir di Desa Parjalihotan Baru , Kecamatan Pinangsori, sehingga banyak rumah terendam banjir akses jalan utama rusak parah tidak dapat dilalui kendaraan.Jembatan Gantung Terputus
Kondisi ini membuat masyarakat setempat kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, akses transportasi yang terputus menyebabkan warga terisolasi dan membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.
Masyarakat meminta Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah segera turun meninjau lokasi bencana, sementara warga sangat berharap pihak berwenang memberikan respons cepat untuk menangani kerusakan serta kebutuhan mendesak di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kades Parjalihotan baru Noato Harefa merasa prihatin dalam bencana ini dan meminta kepada pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, “pak Gubernur Sumut, pak presiden RI untuk memperhatikan jalan utama masyarakat desa parjalihotan baru.
Bencana longsor yang terjadi pada 25 November 2025.Akibat hujan deras, warga tidak dapat beraktivitas normal, masyarakat juga kesulitan untuk mendapatkan pasokan kebutuhan pokok.
Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan, masyarakat Desa Parjalihotan Baru meminta perhatian dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Gubernur Sumatera Utara, hingga Presiden RI untuk memberikan solusi dan bantuan yang dibutuhkan masyarakat sesegera mungkin.













