Tokoh Buruh Sumatera Utara Apresiasi Kinerja Aspidsus Kejati Sumut, Mochamad Jeffry Adalah Putra Terbaik Bangsa

- Jurnalis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalahceo.id | Medsn – Keberhasilan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) dalam mengungkap berbagai kasus korupsi besar sepanjang tahun 2025 mendapat apresiasi luas dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satu dukungan kuat datang dari tokoh buruh Sumatera Utara, T.M. Yusuf, yang menjabat sebagai Ketua DPD K-SPSI AGN Sumatera Utara.

​Yusuf secara khusus menyoroti kepemimpinan Mochamad Jeffry selaku Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumut. Menurutnya, dalam waktu singkat, Aspidsus telah menunjukkan taji dalam penegakan hukum yang berorientasi pada penyelamatan aset negara.

​Prestasi Gemilang dalam Waktu Singkat
​Dalam catatan kinerja hingga Desember 2025, Bidang Pidana Khusus (Pidsus) di bawah komando Mochamad Jeffry berhasil menetapkan tersangka dalam kasus-kasus mega korupsi hanya dalam kurun waktu kurang dari lima bulan.

​”Kami melihat ini sebagai prestasi yang luar biasa. Hanya dalam waktu kurang dari lima bulan, kasus-kasus mega korupsi telah ditetapkan tersangkanya. Ini adalah bukti nyata dedikasi dan profesionalisme yang tinggi,” ujar Yusuf saat memberikan keterangan kepada media.

​Atas dedikasi tersebut, Kejaksaan Agung dikabarkan memberikan promosi jabatan kepada Mochamad Jeffry. Yusuf menilai hal ini merupakan langkah tepat dari pimpinan Korps Adhyaksa.

​”Kami sangat bangga atas promosi jabatan yang diberikan Kejaksaan Agung kepada beliau. Beliau adalah salah satu putra terbaik bangsa. Kami yakin, dengan tanggung jawab yang lebih besar, beliau akan memberikan kontribusi yang jauh lebih besar lagi bagi Indonesia,” tegas Yusuf.

​Efisiensi Anggaran dan Penyelamatan Uang Negara
​Berdasarkan data resmi capaian kinerja Kejati Sumut tahun 2025, Bidang Pidsus mencatatkan angka yang fantastis dalam pengembalian kerugian keuangan negara. Dengan alokasi anggaran penegakan hukum sebesar Rp134 miliar, Kejati Sumut mampu menyelamatkan uang negara hingga lebih dari Rp435 miliar.

​”Ini adalah efisiensi yang luar biasa. Kejati Sumut berhasil mengembalikan uang negara hampir empat kali lipat dari anggaran yang mereka gunakan. Ini bukti keseriusan dalam melindungi kepentingan rakyat,” tambahnya.

​Rincian Capaian Kinerja Pidsus Kejati Sumut 2025
​Secara rinci, berikut adalah data keberhasilan Bidang Pidsus di wilayah hukum Sumatera Utara sepanjang tahun 2025:
Kategori Kegiatan Jumlah Capaian
Penyelidikan (Kejati Sumut) 53 Kegiatan
Penyidikan (Kejati Sumut) 29 Kegiatan
Total Penyidikan se-Sumut 183 Kegiatan
Total Penuntutan se-Sumut 184 Kegiatan
Tersangka yang Ditahan 129 Orang

Detail Penyelamatan Kerugian Negara:
​Tahap Penyidikan: Rp268.035.031.252,00
​Tahap Penuntutan: Rp7.336.589.633,00
​Tahap Eksekusi (UP): Rp159.704.737.796,78 + $2.938.556
​TOTAL: Rp435.076.358.681,78

​Penghargaan Nasional
​Kerja keras ini juga membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Kejati Sumut berhasil meraih Peringkat Ketiga Satuan Kerja (Satker) terbaik dalam kompetisi Ber-AKHLAK tingkat nasional tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kejaksaan Agung RI.

​Menutup pernyataannya, T.M. Yusuf berharap agar tren positif dalam pemberantasan korupsi di Sumatera Utara terus berlanjut. “Kepemimpinan yang berintegritas seperti yang ditunjukkan oleh jajaran Aspidsus harus menjadi standar dalam penegakan hukum di Indonesia,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Hadiri Pembukaan Latihan Bersama Pacific Partnership Bupati Tapanuli Tengah: Apresiasi Kontribusi Nyata di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Manajemen Kebencanaan
Kolega Akan Gelar Aksi Demo Bersama Warga Terkait Pemilik Bangunan Jalan Jati II Tak Hargai Surat Himbauan Camat Medan Kota
KOLEGA Minta Usut K3, Selamatkan Pekerja Di Dalam Rumah Elite Yang Meledak Di Medan Polonia
Di Duga PAD Bocor Dan Di Korupsi, Paul Mei Anton Simanjuntak Komisi IV DPRD Medan Soroti Retribusi Parkir di KIM
Beban Kerja Kepling Semakin Tinggi, Surat Edaran Nobar Piala Dunia Sekda Medan: Ketika Birokrasi Kehilangan Sense of Priority
Pernyataan Sikap Dewan Peduli Negeri (DPN) Dan Organisasi Rakyat (ORI) Sumatera Utara
Forum Pedagang Minta Wali Kota Evaluasi Kinerja Dirut PUD Pasar Medan
Pemilik Bangunan Jalan Jati II Tak Hargai Surat Himbauan Camat Medan Kota, DPRD Di Minta Gelar RDP Dan Satpol PP Di Minta Segel Dan Bongkar

Baca Juga

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20 WIB

Hadiri Pembukaan Latihan Bersama Pacific Partnership Bupati Tapanuli Tengah: Apresiasi Kontribusi Nyata di Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Manajemen Kebencanaan

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:47 WIB

Kolega Akan Gelar Aksi Demo Bersama Warga Terkait Pemilik Bangunan Jalan Jati II Tak Hargai Surat Himbauan Camat Medan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 21:16 WIB

KOLEGA Minta Usut K3, Selamatkan Pekerja Di Dalam Rumah Elite Yang Meledak Di Medan Polonia

Senin, 20 Juli 2026 - 20:58 WIB

Di Duga PAD Bocor Dan Di Korupsi, Paul Mei Anton Simanjuntak Komisi IV DPRD Medan Soroti Retribusi Parkir di KIM

Senin, 20 Juli 2026 - 18:11 WIB

Beban Kerja Kepling Semakin Tinggi, Surat Edaran Nobar Piala Dunia Sekda Medan: Ketika Birokrasi Kehilangan Sense of Priority

Tajuk Populer