Majalah CEO | Pangalengan, Kabupaten Bandung – Batalyon Zeni Tempur 3/Yudha Wyoghra (Yonzipur 3/YW) menerima kunjungan studi ekskursi mahasiswa Fakultas Teknik dan Teknologi Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) di Markas Yonzipur 3/YW, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi Keilmuan Fakultas Teknik dan Teknologi Unhan RI Guna Mendukung Tugas TNI Dalam Rangka Pertahanan Negara” ini diikuti oleh 140 kadet mahasiswa dari berbagai program studi, di antaranya Teknik Elektro, Teknik Sipil, Informatika, Sumber Daya Air, dan Pengolahan Air.
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Yonzipur 3/Yudha Wyoghra, Letkol Czi M. Agus Setiadi, S. Hub.,Int memaparkan profil dan tugas pokok satuannya. Dijelaskan bahwa Yonzipur 3/YW merupakan satuan bantuan tempur di bawah Kodam III/Siliwangi yang bertugas menyelenggarakan dukungan zeni guna mendukung keberhasilan operasi militer maupun operasi selain perang di wilayah Kodam III/Siliwangi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Danyonzipur 3/YW, satuan ini berakar dari Batalyon Genie Pionir Divisi I Siliwangi yang dibentuk pada 15 Januari 1947 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Seiring perkembangan organisasi TNI Angkatan Darat, satuan tersebut terus bertransformasi menjadi satuan zeni tempur yang profesional, modern, dan adaptif terhadap berbagai tantangan tugas.
“Yonzipur 3/YW memiliki kemampuan utama di bidang mobilitas, kontra mobilitas, proteksi, konstruksi, destruksi, penyeberangan, penyelidikan zeni, serta dukungan perbekalan air dan listrik. Selain itu, personel kami juga memiliki kemampuan khusus dalam penjinakan bahan peledak dan penanganan ancaman nuklir, biologi, dan kimia sesuai kebutuhan operasi,” jelas Letkol Czi M. Agus Setiyadi.
Ia juga menyampaikan bahwa Yonzipur 3/YW senantiasa menjaga kesiapsiagaan operasional melalui pembinaan personel, latihan yang berkesinambungan, pemeliharaan alutsista dan materiil zeni, serta peningkatan kemampuan satuan secara profesional. Berbagai penugasan telah dilaksanakan, baik di dalam maupun luar negeri, termasuk operasi pengamanan wilayah rawan, pengamanan perbatasan, bantuan kemanusiaan, pembangunan infrastruktur, hingga misi perdamaian dunia dalam Kontingen Garuda di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Sementara itu, PROF DR Henri Setiyanto, S.SI.,M.T. Dekan UNHAN RI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Yonzipur 3/YW atas kesempatan yang diberikan kepada para kadet untuk memperoleh pengalaman lapangan secara langsung.
“Kami sangat berterima kasih kepada Komandan Yonzipur 3/Yudha Wyoghra beserta seluruh jajaran atas pengalaman berharga yang diberikan kepada para kadet Unhan RI. Meskipun para mahasiswa memiliki kemampuan akademik yang baik, pembelajaran tidak akan lengkap tanpa praktik dan pengalaman nyata di lapangan,” ungkap perwakilan Unhan RI.
Menurutnya, kegiatan ekskursi tersebut memberikan wawasan dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi para kadet, khususnya yang berasal dari disiplin ilmu teknik dan teknologi. Melalui interaksi langsung dengan satuan operasional TNI AD, para mahasiswa dapat memahami penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung tugas pertahanan negara.
Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi para kadet untuk memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berkolaborasi, serta memahami pentingnya pengalaman lapangan sebagai pelengkap pembelajaran akademik.
“Belajar tidak hanya dari buku. Pengalaman, interaksi, dan kolaborasi dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ujarnya.
Ke depan, Unhan RI berharap program studi ekskursi dan kunjungan lapangan seperti ini dapat terus berlanjut dan diperluas melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk satuan TNI dari matra darat, laut, dan udara, serta berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), guna memperkaya pengalaman dan kompetensi para kadet mahasiswa.***
Sumber Berita: Yon Zipur 3 Yudha Wyoghra
















