Wakil Bupati Tapanuli Tengah Lepas Peserta KKN VI STPK Matauli Pandan Tahun 2026

- Jurnalis

Senin, 27 Juli 2026 - 16:26 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalis Kritis dan Obyektif
+ Dukung

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) VI Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan Tahun Ajaran 2026 (Dok-Poto)

Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) VI Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan Tahun Ajaran 2026 (Dok-Poto)

MajalahCeo.id I Tapteng (Sumut) – Pandan – Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi pada Senin 27 Juli 2026 secara resmi melepas keberangkatan Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) VI Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli Pandan Tahun Ajaran 2026. Acara pelepasan tersebut berlangsung di Kampus STPK Matauli Pandan.

Sebanyak 26 mahasiswa dari tiga program studi akan melaksanakan KKN selama kurang lebih 40 hari di sejumlah desa dan kelurahan wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi kepada STPK Matauli Pandan atas konsistensinya melaksanakan program KKN yang menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan, khususnya di bidang kelautan dan perikanan.

Menurutnya, kegiatan KKN memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan masyarakat, terutama pada sektor kelautan dan perikanan yang menjadi salah satu potensi unggulan Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu kelautan dan perikanan secara langsung di tengah masyarakat. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Tapanuli Tengah, yang memiliki potensi sumber daya laut yang sangat besar dengan garis pantai hampir 200 kilometer,” kata Mahmud Efendi.

Wakil Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta KKN, “Jagalah keimanan, ketakwaan, sikap, dan perilaku selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Dengan bekal ilmu pengetahuan yang dipadukan dengan akhlak yang baik, saya yakin para mahasiswa dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus menjaga nama baik almamater,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Mahmud Efendi turut menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan STPK Matauli Pandan beserta seluruh dosen yang telah berperan dalam mencetak sumber daya manusia yang kompeten di bidang kelautan dan perikanan, sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Ketua STPK Matauli Pandan, Dr. Ir. Eddiwan, M.Sc., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wakil Bupati Tapanuli Tengah atas kehadiran dan dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap pelaksanaan KKN VI STPK Matauli Pandan Tahun Ajaran 2026.

Ia menjelaskan, peserta KKN berjumlah 26 mahasiswa yang berasal dari tiga program studi, yakni:
1. Sosial Ekonomi Perikanan,
2. Teknologi Penangkapan Ikan,
3. Akuakultur.

Para mahasiswa tersebut akan ditempatkan di empat lokasi penempatan, yaitu:
1. Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri,
2. Kelurahan Lumut, Kecamatan Lumut,
3. Desa Teluk Roban, Kecamatan Sorkam, dan
4. Kelurahan Bajamas, Kecamatan Sirandorung.

Ketua STPK Matauli Pandan berharap para mahasiswa mampu mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, memperoleh pengalaman langsung di tengah masyarakat, serta membangun sinergi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat di lokasi KKN.

Ia juga memohon dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah agar pelaksanaan KKN selama kurang lebih 40 hari ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai rencana. Selain itu, seluruh peserta diimbau untuk senantiasa menjaga etika, bersikap arif dan bijaksana, serta menjaga nama baik almamater selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

LINI MASA

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat
Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan
Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor
Proyek di Simpang Juanda Abai K3 Dan Tak Ramah Lingkungan, Disnaker Sumut dan Pemko Medan Di Minta Tindak Tegas
Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan
Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan
Tak Miliki Empati, Di Saat Rakyat Kesulitan Air Bersih Dan Biaya Lumpur Tinja, PDAM Tirtanadi Malah Buat Acara Lomba Nyanyi, AWAS: Gak Nyambung
Rawan Kecelakaan, Di Duga Abai K3 dan Tak Miliki Izin Keramaian, Polsek Medan Kota Di Minta Segel Pasar Malam di Jalan Jati II

LINI MASA

Minggu, 13 September 2026 - 20:38 WIB

Harga Ayam Meroket, Satgas Pangan, TPID Dan UPTD Perlindungan Konsumen Mati Suri, Mafia Kartel Pangan Menari – Nari Diatas Penderitaan Rakyat

Minggu, 13 September 2026 - 18:21 WIB

Di Saat Kota Medan Kekurangan RTH dan Menuju Go Green, Pemko Medan Kemana? Saat Terjadi Penebangan Pohon Secara Massif Di Sei Asahan

Minggu, 13 September 2026 - 17:37 WIB

Rekomendasi DPRD Medan Di Duga Dianggap “Sampah”, Dishub Medan Di Duga Hanya Pencitraan/ Kemacetan/ Cctv ATCS Banyak Rusak Dan PAD Parkir Bocor

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Emak – Emak Menjerit Harga Ayam Meroket Rp 54 Ribu Perkilo Di Kota Medan, Negara Kalah Dengan Mafia Kartel Pangan

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Uang Negara Sudah Banyak Terkuras, AWAS Minta Meyli Jadi Whistleblower Utama Bongkar Permainan Dugaan Korupsi Di SPPG Sunggal 2 Kota Medan

TAJUK HARI INI