GIIAS 2026 BAGIKAN PANDANGAN MASA DEPAN INDUSTRI OTOMOTIF LEWAT GIAC DAN DAILY SEMINAR

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

MAJALAH CEO – JAKARTA – Gelaran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di ICE BSD City tak sekadar menjadi ajang pamer kendaran anyar. Melalui dua program utamanya, yaitu The 20th GAIKINDO International Automotive Conference (GIAC) dan Daily Seminar, pameran ini turut merumuskan dan membagikan peta jalan masa depan industri otomotif nasional.

 

Konferensi otomotif tahunan GIAC yang diselenggarakan pada Selasa, 4 Agustus 2026 mengangkat tema “Eye of The Future for Indonesia Automotive Industry”. Forum ini menjadi wadah diskusi strategis lintas negara untuk membahas arah industri tanah air di tengah transformasi teknologi dan konstelasi kerja sama global.

 

Ketua Harian sekaligus Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi GAIKINDO, Anton Kumonty, menyampaikan bahwa konferensi ini menyoroti berbagai aspek vital, mulai dari daya saing investasi, elektrifikasi, hingga teknologi otonom.

 

“Kami berharap diskusi hari ini akan memberikan masukan berharga bagi pemerintah, pelaku ekonomi, dan semua pemangku kepentingan, sehingga bersama-sama kita dapat memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasokan otomotif global,” ujar Anton.

 

Hadir memberikan keynote speech, Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa menekankan pentingnya peran sektor otomotif sebagai salah satu mesin utama penggerak ekonomi nasional melalui multiplier effect pada investasi, manufaktur, dan penyerapan tenaga kerja. Menkeu menilai kolaborasi antara regulasi pemerintah dan kesiapan pelaku industri menjadi kunci dalam mengakselerasi transformasi menuju kendaraan rendah emisi.

 

“Tantangan ke depan bukan lagi hanya mendorong adopsi kendaraan listrik, tetapi juga memaksimalkan nilai tambah domestik, investasi, penciptaan lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional,” tegas Purbaya.

 

Konferensi GIAC 2026 yang dimoderatori oleh Jahen Fachrul Rezki dari LPEM FEB UI ini turut menghadirkan pandangan diplomatik dan industri lintas negara. Di antaranya adalah Andrew Nasuri selaku Ketua GAIKINDO Bidang Kerjasama Luar Negeri, Oliver Sperling selaku Deputy Head of Mission-Designate Ambassador Republik Federasi Jerman, serta Mitsuru Myochin selaku Charge d’Affaires ad Interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia.

 

GIIAS 2026 juga melengkapi agenda edukatifnya lewat Daily Seminar yang berlangsung pada 5 dan 6 Agustus 2026.

 

Pada hari pertama, Rabu, 5 Agustus 2026, seminar mengusung topik “Mengkaji Ulang Peta Jalan Industri Otomotif Nasional”. Acara dibuka oleh Jongkie D. Sugiarto selaku Ketua GAIKINDO Bidang Pengembangan Pasar dan dimoderatori oleh Anton Jimmi Suwandy. Diskusi difokuskan pada penyelarasan strategi industri agar tetap tangguh, dengan menghadirkan narasumber dari Kemenko Perekonomian, Kemenperin, LPEM FEB UI, hingga Indonesia Battery Corporation (IBC).

 

Berlanjut ke hari kedua, Kamis, 6 Agustus 2026, seminar berfokus pada isu lingkungan dengan tajuk “Membangun Sistem Pengelolaan Limbah Baterai yang Berkelanjutan”. Sesi ini dibuka oleh Jap Ernando Demily selaku Ketua Bidang Transportasi, Lingkungan & Infrastruktur GAIKINDO, serta dipandu oleh Harris Akhtar dari PT Geely Auto Indonesia. Diskusi mengupas tuntas rantai daur ulang baterai purnapakai dengan narasumber dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH, Kemenperin, PT PPLI, dan Global Green Growth Institute (GGGI) Indonesia.

 

Penyelenggaraan GIIAS 2026 mendapat dukungan penuh dari berbagai mitra, termasuk Astra Credit Companies dan Toyota Astra Finance sebagai Platinum Financial Partner, Pertamina, PLN Mobile, serta OLXmobbi sebagai Official Trade-in Partner.

 

Setelah gelaran utama di BSD Tangerang berakhir, rangkaian GIIAS The Series 2026 akan berlanjut ke berbagai kota besar. Rangkaian ini diawali dengan GIIAS Surabaya pada 26–30 Agustus 2026 di Grand City Convex, lalu berlanjut ke GIIAS Bandung pada 9–13 September 2026 di Sudirman Grand Ballroom.

 

Selanjutnya, GIIAS Semarang akan digelar pada 30 September–4 Oktober 2026 di Muladi Dome, dan ditutup dengan GIIAS Makassar pada 28 Oktober–1 November 2026 di Summarecon Mutiara Makassar. Sebagai kejutan, GIIAS juga memperluas jangkauannya dengan menambah lokasi baru, yaitu GIIAS Bali yang dijadwalkan berlangsung pada 27–31 Januari 2027 di The Meru Sanur untuk menyapa pencinta otomotif di Indonesia bagian timur.(Red)

Tinggalkan Balasan

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

PT Tentrem Sejahtera Raih Penghargaan HINO Bodymaker Award 2026
Mega Baja Terus Menunjukkan Pertumbuhan Bisnis yang Positif dengan Memperluas Jaringan Distribusi dan Menghadirkan Beragam Inovasi Produk.
Pemko Tanjungbalai Sambut Kolaborasi Telkomsel Dorong Digitalisasi Sekolah.
Inovasi dalam model bisnis: Teknologi Disruptif dan Tren yang Muncul

Baca Juga

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:22 WIB

PT Tentrem Sejahtera Raih Penghargaan HINO Bodymaker Award 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:58 WIB

GIIAS 2026 BAGIKAN PANDANGAN MASA DEPAN INDUSTRI OTOMOTIF LEWAT GIAC DAN DAILY SEMINAR

Sabtu, 18 Juli 2026 - 07:34 WIB

Mega Baja Terus Menunjukkan Pertumbuhan Bisnis yang Positif dengan Memperluas Jaringan Distribusi dan Menghadirkan Beragam Inovasi Produk.

Rabu, 15 April 2026 - 05:59 WIB

Pemko Tanjungbalai Sambut Kolaborasi Telkomsel Dorong Digitalisasi Sekolah.

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:03 WIB

Inovasi dalam model bisnis: Teknologi Disruptif dan Tren yang Muncul

Tajuk Populer