Majalah CEO | Miami – Sebuah pesawat kargo Boeing 767-300 yang dioperasikan untuk Amazon Prime Air mengalami kecelakaan mendarat di Bandara Internasional Miami, Amerika Serikat, pada Minggu (6/9). Pesawat tergelincir keluar landasan pacu lalu menabrak sejumlah kendaraan, menimbulkan korban jiwa yang memilukan.
Pesawat dengan nomor penerbangan 7598 dalam perjalanan dari San Juan, Puerto Rico, keluar dari jalur pendaratan sesaat sebelum pukul 14.00 waktu setempat. Dalam insiden tersebut, lima orang kehilangan nyawanya, sementara lima lainnya menderita luka — tiga di antaranya dalam kondisi kritis. Beberapa orang terjebak di dalam kendaraan yang ditabrak, begitu pula pilot dan kopilot yang sempat terperangkap di kokpit sebelum berhasil dievakuasi.
Lebih dari 60 unit penyelamat dengan sekitar 200 petugas dikerahkan ke lokasi. Kebocoran bahan bakar sempat terjadi dan ditangani tim berwenang. Seluruh operasi bandara langsung dihentikan sementara, namun dua dari empat landasan pacu sudah dibuka kembali pada malam harinya demi memulihkan pelayanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Badan Penerbangan Federal AS (FAA) telah resmi memimpin penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti pesawat tergelincir. Pihak Amazon menyatakan turut berduka dan bekerja sama erat dengan otoritas terkait, menegaskan keselamatan menjadi prioritas utama perusahaan.
Kecelakaan ini mengingatkan kembali pada peristiwa serupa pada Februari 2019, ketika pesawat jenis yang sama yang mengangkut muatan Amazon juga jatuh dan menewaskan tiga orang. Hingga kini identitas kelima korban meninggal belum diumumkan secara resmi.***

















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.