MajalahCeo.id | Asahan – Ternyata, perubahan titik nol proyek peningkatan ruas jalan dengan hotmix di Dusun 1 Desa Pulau Rakyat Tua, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan dikarenakan adanya penolakan dari Plh Kepala Desa Pulau Rakyat Tua.
Pernyataan tersebut diungkapkan langsung oleh Wakil Ketua DPRD Asahan, Joko Panjaitan, SH.
“Informasi terkait adanya perubahan titik nol proyek hotmix di Dusun 1 Desa Pulau Rakyat Tua tersebut benar bang,” jelas Joko saat ditemui di salah satu cafe di Kota Kisaran, Jumat (4/9/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penolakan titik nol yang dilakukan oleh Plh Kepala Desa Pulau Rakyat Tua, lanjut Joko, terjadi saat dirinya didampingi oleh Camat Pulau Rakyat dan pihak Dinas PUTR Asahan sedang mengukur lokasi titik nol di lokasi tersebut.
“Saat kita sedang mengukur lokasi titik nol atas proyek hotmix tersebut bang, tiba-tiba, Awaliyah selaku Plh Kades Pulau Rakyat Tua datang menghampiri kami. Disitu, beliau tampak marah-marah sembari menolak lokasi titik nol yang sebelumnya telah ditentukan yaitu disamping kantor Desa Pulau Rakyat Tua menuju SMKN,’ jelas Joko.
Dirinya mengaku tidak mengetahui alasan Plh Kepala Desa Pulau Rakyat Tua melakukan penolakan terhadap titik nol proyek hotmix tersebut.
“Sempat tercetus oleh Plh Kades bang, penolakan titik nol proyek dikarenakan adanya sebuah pohon yang tidak boleh untuk ditumbang. Padahal, pohon itu jelas – jelas menghalangi pekerjaan proyek tersebut. Menurut saya, alasan yang diutarakan oleh Plh Kades tersebut sungguh sangat tidak masuk akal kan bang,” terang Joko dengan nada heran.
Masih menurut Joko, akibat adanya penolakan dari Plh Kades tersebut, titik nol proyek hotmix yang seyogyanya berada di samping kantor Desa Pulau Rakyat Tua menuju SMKN 1 Pulau Rakyat akhirnya harus dipindahkan / digeser.
“Karena kami tidak mau ribut dengan PLH Kades bang, akhirnya titik nol proyek dipindahkan / digeser mulai dari simpang SMPN 3 menuju SMKN 1 Pulau Rakyat,” tegasnya.
Joko selaku Wakil Ketua DPRD Asahan dari partai Demokrat tersebut mengaku heran dengan adanya penolakan titik nol proyek yang dilakukan oleh Plh Kades Pulau Rakyat Tua tersebut.
“Seharusnya itu, Plh Kades Pulau Rakyat Tua tersebut bersyukur karena titik nol proyeknya berada di samping kantor Desa menuju SMKN, bukan malah menolaknya tanpa alasan yang logis,” ungkap Joko dengan nada kesal.
Sementara itu, Awaliyah selaku Plh Kades Pulau Rakyat Tua membenarkan adanya penolakan terhadap perubahan titik nol proyek peningkatan ruas jalan dengan hotmix di Dusun 1.
“Informasi itu benar bang, saya memang pernah menolak lokasi titik nol proyek itu bang. Penolakan titik nol itu saya lakukan karena merasa tidak senang dengan kehadiran mantan suami dari calon Kepala Desa Pulau Rakyat Tua pada saat pengukuran,” jelas Awaliyah saat dikonfirmasi melalui telepon seluler.
Menurut Awaliyah, penolakan terhadap lokasi titik nol terhadap proyek tersebut sudah diinformasikan kepada Camat Pulau Rakyat Tua.
“Dikarenakan saya masih bawahan bang, penolakan saya terhadap lokasi titik nol atas proyek tersebut juga sudah saya sampaikan kepada Camat Pulau Rakyat Tua, namun, belum ada informasi lanjutan dari pak Camat,” katanya.
Terpisah, Camat Pulau Rakyat, Romadhon belum dapat dikonfirmasi terkait adanya penolakan titik nol proyek di Dusun 1 yang dilakukan oleh Plh Kades Pulau Rakyat Tua tersebut.
Meskipun wartawan media ini sudah berusaha untuk melakukan konfirmasi melalui telepon seluler, namun, Camat Pulau Rakyat Tua terkesan enggan untuk meresponnya. ***

















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.