Hati-hati, Di Duga Jaringan Bandar Sabu Jermal Masih Keliaran

- Jurnalis

Rabu, 11 Maret 2026 - 05:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Majalahceo.id l Medan –  rumah Advokat Acil Lubis dan teror ke Redaksi Aktual Online oleh jaringan bandar Sabu Jermal, kini semakin banyak masyarakat yang saling mengingatkan untuk lebih hati-hati.

Bukan hanya soal kekhawatiran adanya penyerangan brutal secara acak, namun ajakan terhadap anak-anak kecil, remaja hingga dewasa untuk terbiasa dengan seluruh aktivitas para pengedar dan pemakai Narkoba di sekitar lingkungan penduduk mulai dilancarkan lagi.

Apalagi, Bos GS yang menjadi target utama kepolisian kini kembali lagi ke barak Narkobanya setelah lokasi transaksi barang haramnya diobrak-abrik kepolisian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hati-hati, begitu peringatan yang mulai bisik-bisik tetangga bang. Mana ada yang berani sama orang-orang nyabu ini. Makanya sudah pas harapan kami kepada Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn bang. Ayoklah pak, tangkap Bos GS ini,” ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya disembunyikan, Rabu (11/3/2026) siang.

Bahaya lain jaringan bandar Sabu Jermal ini adalah meningkatnya aksi pencurian di rumah-rumah warga. Jangankan tabung gas, tapi jemuran dan sandal pun bisa raib akibat keganasan para pemakai Narkoba untuk memenuhi kecanduannya.

Sekadar mengingat, dalam kasus penyerangan rumah Advokat Acil Lubis 15 Februari 2026 lalu, beberapa wajah jaringan Narkoba terdeteksi oleh CCTV. Mereka berinisial PY, GDN, OBK, BDL, DNU, GBR, RJK, BDI, dan JND.

Diantara pelaku itu, ada yang memainkan drama dengan menyamar sebagai korban dan malah menuduh serta melaporkan Advokat Acil Lubis sebagai pelaku kekerasan dalam aksi kejahatan yang sebenarnya dilakukan oleh para jaringan bandar Sabu Jermal itu di kediaman Advokat Acil Lubis.

Makanya, beberapa waktu lalu juga Praktisi Hukum Jauli Manalu menyarankan agar polisi wajib menaruh curiga dengan keberanian para pelaku dalam membuat laporan polisi. Ia menduga, keberanian tersebut timbul karena pengaruh narkoba yang para pelaku konsumsi.

BACA SELENGKAPNYA:  Gerakan Pangan Murah Yang Digelar Polisi Diserbu Warga, 5 Ton Beras SPHP dan Minyak Kita Disalurkan

Untuk itu, Jauli Manalu mendesak Polda Sumut, Polrestabes Medan dan Polsek Medan Area untuk bersinergi melakukan tes urine terhadap para pelaku penyerangan rumah Advokat Acil Lubis yang telah membuat laporan polisi.

“Mana ada orang waras, sehat akalnya, dan tidak terpengaruh narkoba yang berani melaporkan korban dari tindak kejahatannya. Artinya ada yang aneh, darimana keberaniannya muncul. Saya menduga mereka mengkonsumsi narkoba sebelum membuat laporan polisi. Tes urine saja,” cecar Jauli Manalu, Selasa 3 Maret 2026 lalu

Lanjutnya, apalagi saat ini jajaran Polrestabes Medan yang giat memberantas Narkoba saja tunduk pada instruksi Mabes Polri untuk tes urine. Konon lagi, jaringan bandar sabu Jermal yang ingin mencoba-coba memainkan drama pelaku seakan-akan menjadi korban.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Teguh Purnomo Sampaikan Tiga Hal Penting Kepada Ketua Terpilih DPC Peradi Kebumen Anita Nosa
Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT
Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026
Ketua FKI-1 DPP Sumut Serahkan Laporan Dugaan Mark-Up Anggaran Pembangunan Revitalisasi SD Negeri 100908 Ampolu II ke PTSP Kejatisu Sumatera Utara
Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Apel Gabungan Tekankan Displin ASN dan Budaya Kerja Berorientasi Pelayanan
Iqbal Al Fansyuri PA 212 Akan Menggelar Sweeping Terhadap Tempat SPPG Yang Tidak Memiliki Label Halal
Pemkab Tapanuli Tengah Salurkan Ribuan perlengkapan Sekolah Dalam Rangka Hari Jadi Ke-81
7 Bulan Beroperasi, Langgar UU Ketenagakerjaan, SPPG Sunggal 2 Di Suspen BGN Dan Di Sidak Disnakerprovsu, Pekerjanya Tak Miliki BPJS Kesehatan

Baca Juga

Senin, 31 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Teguh Purnomo Sampaikan Tiga Hal Penting Kepada Ketua Terpilih DPC Peradi Kebumen Anita Nosa

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:48 WIB

Pangdam IV/Diponegoro Pimpin Pemberangkatan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa NTT

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Bupati Tapanuli Tengah Launching Penyaluran Bantuan Pangan 1.394,7 ton Beras Alokasi Juli–September 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:26 WIB

Ketua FKI-1 DPP Sumut Serahkan Laporan Dugaan Mark-Up Anggaran Pembangunan Revitalisasi SD Negeri 100908 Ampolu II ke PTSP Kejatisu Sumatera Utara

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Pemkab Tapanuli Tengah Gelar Apel Gabungan Tekankan Displin ASN dan Budaya Kerja Berorientasi Pelayanan

Tajuk Populer