Melalui penutupan massal perusahaan plat merah yang tidak produktif tersebut, pemerintah memproyeksikan efisiensi anggaran dapat menyentuh angka Rp100 triliun. Anggaran yang dihemat terutama berasal dari pengeluaran rutin, termasuk alokasi gaji direksi dan komisaris BUMN.
Prabowo menambahkan bahwa dana hasil penghematan tersebut nantinya akan dialokasikan kembali untuk program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Uang inilah yang kita alihkan, yang kita gelontorkan sebesar-besarnya langsung ke rakyat,” tutup.***
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Halaman : 1 2
















Komentar
Silakan login untuk berkomentar.