Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII di Medan, Terimakasih Buat Pengalaman dan Dorong Kolaborasi Antar Kota Bangun Kota Tangguh dan Modern.

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🤝 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII di Medan, Terimakasih Buat Pengalaman dan Dorong Kolaborasi Antar Kota Bangun Kota Tangguh dan Modern. (Dok-Foto)

Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Penutupan Rakernas APEKSI XVIII di Medan, Terimakasih Buat Pengalaman dan Dorong Kolaborasi Antar Kota Bangun Kota Tangguh dan Modern. (Dok-Foto)

Majalahceo.id | Tanjungbalai – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menghadiri sidang, pleno dan penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2026 di Ballroom Grand Aston Medan, Kamis (2-7-2026).

Acara yang ditutup secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dihadiri ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Wali Kota Medan selaku tuan rumah Rico Tri Putra Bayu Waas serta seluruh Wali Kota se Indonesia yang tergabung dalam APEKSI.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam membangun kota-kota yang tangguh, modern, produktif, serta mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengawali sambutannya, AHY mengaku merasa bangga dan bahagia dapat kembali mengunjungi Kota Medan untuk menghadiri penutupan Rakernas APEKSI yang mempertemukan para wali kota dari seluruh Indonesia.

“Saya merasa terhormat dan berbahagia hari ini bisa kembali ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, untuk menghadiri acara penutupan Rakernas APEKSI ke-18 Tahun 2026, terima kasih kepada Eri Cahyadi selaku ketua Dewan Pengurus APEKSI sekaligus Wali Kota Surabaya, serta Rico Tri Putra Bayu Waas selaku Wali Kota Medan yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Rakernas ini,” ujar AHY.

Menurutnya, Rakernas APEKSI menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat kolektif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

AHY mengatakan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan visi APEKSI, yakni menghadirkan kota-kota yang kuat sebagai fondasi pembangunan Nasional.

Ia menjelaskan, berbagai kota di Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari derasnya arus urbanisasi hingga meningkatnya kebutuhan terhadap infrastruktur dasar.

BACA SELENGKAPNYA:  Ikuti Kegiatan JAMDASU XI Tahun 2026, Wali Kota Mahyaruddin Salim Beri Motivasi dan Semangat Kontingen Kwarcab Tanjungbalai.

“Tantangan yang dihadapi kota-kota saat ini semakin besar, mulai dari derasnya arus urbanisasi yang menyebabkan meningkatnya kebutuhan kawasan permukiman, persoalan transportasi yang memicu kemacetan, hingga kesenjangan ekonomi dan sosial, semua itu harus kita jawab dengan solusi yang nyata,” katanya.

Sebagai solusi, AHY menilai pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah harus terus diperkuat agar mampu menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sesuai dengan potensi masing-masing daerah.

Menurutnya, konektivitas yang terintegrasi tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya kota-kota yang lebih modern, aman, nyaman, dan produktif.

“Kami ingin membangun konektivitas antar wilayah yang semakin baik, dengan infrastruktur yang semakin terintegrasi, kita dapat menghadirkan kota yang lebih modern, maju, aman, nyaman, sekaligus produktif, pada akhirnya, pembangunan tersebut harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya daya beli, dan perputaran ekonomi di setiap daerah,” ungkapnya.

Selain pembangunan fisik, AHY juga menegaskan pentingnya pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam proses pembangunan perkotaan.

Ia menyebut pendekatan berbasis riset, inovasi, serta teknologi yang aplikatif menjadi kebutuhan agar pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pendekatan saintifik, riset, inovasi, serta teknologi yang aplikatif sangat diperlukan dalam pembangunan kota agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

Lebih lanjut, AHY mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan pembangunan, hingga pengawasan di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan kota tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, kementerian, lembaga, akademisi, dunia usaha, hingga masyarakat.

BACA SELENGKAPNYA:  HUT-81 RI di Lapas Kelas IIB TBA, Wali Kota Tanjungbalai Serahkan Remisi untuk 638 Warga Binaan, 17 Langsung Bebas.

“Saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, pembangunan kota harus dilakukan secara bersama-sama, mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan hingga pengawasan di lapangan, Dengan kolaborasi yang kuat, hasil pembangunan akan semakin optimal,” kata AHY.

Di akhir sambutannya, AHY berharap APEKSI terus menjadi wadah bagi seluruh pemerintah kota di Indonesia untuk saling belajar, berbagi pengalaman, serta memperkuat kerja sama dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pembangunan perkotaan.

“Saya mendoakan semoga APEKSI dapat terus menjadi rumah besar bagi seluruh pemerintah kota di Indonesia, rumah untuk saling belajar, saling mengisi, saling melengkapi, dan saling berbagi pengalaman, pemerintah pusat juga akan terus mendorong koordinasi lintas kementerian dan lembaga, mulai dari aspek tata ruang, agraria, pembangunan fisik hingga pemerataan pembangunan antarwilayah, agar pembangunan kota di Indonesia semakin berkualitas dan berkelanjutan,” tutup AHY.

Selama berlangsungnya Rakernas XVIII APEKSI, Wali Kota Mahyaruddin Salim menyampaikan harapannya agar dibuat target capaian dari setiap pelaksanaan rakernas yang digelar, misalnya triwulan I perencanaan, kemudian triwulan II realisasi dan triwulan III evaluasi dan progres keberlanjutan.

“Ini penting, menurut saya selain kita berbagi pengalaman dengan bertukar informasi, bertukar program, tapi juga harus ada capaian sehingga pada Rakernas mendatang juga ada evaluasi hasil rakernas hari ini, kalau biasanya kan kita bikin program bagus, jadi untuk Rakernas selanjutnya tidak bicara tentang membuat progam lagi, yang kemarin apa? sejauh mana progresnya, kita ingin program APEKSI jelas, terukur dan tujuannya dapat untuk memajukan kota kota di Indonesia menjadi kota tangguh dan modern,” kata Mahyaruddin.

Selain itu, Mahyaruddin juga menyinggung masalah Transfer ke Daerah (TKD), ia berharap melalui forum besar seperti APEKSI ini juga bisa menyuarakan dan memperjuangkan bagaimana dana TKD bisa dikembalikan ke semula, terutama bagi kota- kota kecil, termasuk Kota Tanjungbalai, pungkas Wali Kota Mahyaruddin Salim.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Baca Juga

Calon Kepala Desa Cikahuripan Ade Rohmat Siapkan Program Kerja Nyata, Fokus Ekonomi, Wisata dan Transparansi Desa
H. Suhilaman, S.Pd Resmi Pimpin DPK KNPI Cidahu, Dorong Kebersamaan dan Peran Aktif Pemuda
Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
MBG Kecamatan Cantayan Sosialisasikan Juknis Baru, Menu Basah untuk Penerima 3B Akan Dibagikan Setiap Hari
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Sijambi, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina Hadiri Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan Ketua Pengadilan Negeri Tanjungbalai Karolina Selfia br Sitepu
Pemko Tanjungbalai Terima Bantuan 292 Unit Alat Tangkap Ikan Dari Pemprovsu Kepada KUB Nelayan Di Kecamatan Teluk Nibung
Guna Memperlancar Aliran Air Hujan Yang Mengakibatkan Banjir Hingga ke Jalan Raya, Pemko Tanjungbalai Akan Bongkar Trotoar di Kawasan Inti Kota

Baca Juga

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Calon Kepala Desa Cikahuripan Ade Rohmat Siapkan Program Kerja Nyata, Fokus Ekonomi, Wisata dan Transparansi Desa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:41 WIB

H. Suhilaman, S.Pd Resmi Pimpin DPK KNPI Cidahu, Dorong Kebersamaan dan Peran Aktif Pemuda

Kamis, 27 Agustus 2026 - 23:17 WIB

Pemko Tanjungbalai Perkuat Komitmen Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:48 WIB

MBG Kecamatan Cantayan Sosialisasikan Juknis Baru, Menu Basah untuk Penerima 3B Akan Dibagikan Setiap Hari

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:09 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Sijambi, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat

Tajuk Populer