Paska Viral Wartawan Ngamuk Terkait Pelayanan Buruk Lurah SKH 1, Di Saat Efisiensi Anggaran Walikota Medan Buat Bimtek Di Hotel

- Reporter

Rabu, 20 Agustus 2025 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MajalahCeo.Id | Medan – Berapa waktu lalu viral di media online, seorang wartawan Media Online Indonesia ngamuk di kantor Lurah Sei Kerah Hilir 1 (SKH 1) Kecamatan Medan Perjuangan Kota Medan karena berkas warga tak kunjung selesai bahkan Lurah SKH 1 tak kunjung masuk.

Paska Ngamuknya wartawan terkait buruknya pelayanan di kantor Lurah SKH 1 dan di saat Efisiensi Anggaran, Walikota Medan membuat Bimbingan Tekhnis di salah satu hotel Kota Medan.

Dalam BIMTEK tersebut, segelas air menjadi simbol Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Service Excellent di lingkungan Pemerintah Kota Medan Tahun Anggaran 2025. Kepada para peserta, Rico meminta mereka menuangkan air ke gelas lalu memberikannya kepada rekan yang duduk di sebelahnya. Medan street foodMedan’s hidden gems

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekilas sederhana, namun menurutnya, tindakan kecil itu adalah simbol pelayanan.

“Memberikan pelayanan itu hal sederhana, bahkan naluriah. Tapi apakah kita sudah terbiasa?” ungkapnya di hadapan peserta terdiri atas 142 lurah, 5 pelaksana tugas (Plt) lurah, dan 4 sekretaris lurah itu.

Dalam pembukaan yang turut dihadiri Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M. Sofyan, Asisten Administrasi Umum Ferri Ichsan, Kabag Tapem Andrew Fransiska Ayu, Kabag Umum Rasyid Ridho Nasution, serta Plt Kabag Prokopim M. Agha Novrian itu, Rico Waas mengingatkan agar jangan sampai jabatan membutakan hati. Medan street food

“Ingat, saat kita mengabdi di Pemko, kita adalah pelayan masyarakat. Lewat wajah kita, masyarakat menilai wajah pemerintah,” jelasnya dalam kegiatan di Le Polonia Hotel Medan, Selasa (19/8) itu

Rico menegaskan, lurah dan camat adalah wajah pemerintah di mata masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh aparatur pemerintah kota membawakan diri dengan baik, memberikan pelayanan yang ramah, serta selalu terbuka terhadap masukan.

Baca Juga :  Cegah Kejahatan Premanisme, Sat Samapta Polres Tanjungbalai Lakukan Patroli

“Kalau kita mampu melayani masyarakat dengan sepenuh hati, yakinlah Indonesia akan maju, terlebih lagi daerah kita tercinta Kota Medan. Kuncinya adalah keterbukaan dalam membangun negara,” tegasnya.

Untuk memperkuat pesan tersebut, Wali Kota memperkenalkan prinsip pelayanan yang disebutnya 7S, yakni senyum, sapa, salam, sopan, santun, semangat, dan solusi. Medan street food

“Apapun masalah yang dihadapi masyarakat, termasuk soal drainase, harus kita jawab dengan semangat solusi. Dengan begitu, kita bisa menciptakan lingkungan kerja yang baik dan menyenangkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rico mengingatkan, status aparatur sipil negara adalah amanah dan pengabdian. Ia tidak ingin ada lagi kasus pelayanan yang mencoreng citra Pemko.

“Kita sudah bersumpah untuk mengabdi kepada negara. Maka jangan ada lagi masalah pelayanan yang viral. Carilah solusi terbaik, evaluasi diri, dan layani masyarakat sepenuh hati. Itulah wujud perjuangan kemerdekaan di era sekarang. Bagi masyarakat, merdeka itu artinya mereka diperhatikan pendidikannya, kesehatannya, juga bebas dari banjir,” ujarnya.

Wali Kota menutup sambutannya dengan ajakan untuk membangun Kota Medan secara bersama-sama. “Saya bagian dari kalian, kita satu tim, satu badan. Mari kita bangun Kota Medan dengan pelayanan terbaik. Dan saya pastikan akan terus mendengarkan permasalahan kalian, baik camat maupun lurah,” pungkas Rico Waas. Medan street food

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Medan, Subhan Fajri Harahap, menjelaskan, tujuan kegiatan Bimtek tersebut untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang konsep dan prinsip Service Excellent dalam pelayanan publik, serta mengembangkan budaya kerja yang profesional dan berintegritas.

“Bimbingan Teknis Service Excellent ini diisi oleh tenaga pengajar profesional, yakni Madame Puly Yunita Daulay dan Miss Erliza Rizki Firdaus, dalam rangka mendukung pencapaian nilai indeks profesionalitas para ASN Pemko Medan,” ujar Subhan.**

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel majalahceo.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol
Pemko Tanjungbalai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi. 
Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ
Jelang May Day 2026, AMPIBI Datangi Kadisnaker Medan Minta Bentuk Satgas Perlindungan Buruh, Dewan K3 Dan Call Centre
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 
Pemko Tanjungbalai Percepat Penyelarasan Program 3 Juta Rumah untuk MBR. 
Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Terima Audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Al Washliyah Kota Tanjungbalai.
Pemko Tanjungbalai Sambut Kolaborasi Telkomsel Dorong Digitalisasi Sekolah.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:41 WIB

Lemahnya Pengawasan Dan Penindakan, THM di Kota Medan Banyak Tak Punya Izin Menjual Minol

Rabu, 15 April 2026 - 10:42 WIB

Pemko Tanjungbalai Launching Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 di Kelurahan Sijambi. 

Rabu, 15 April 2026 - 10:25 WIB

Wali Kota Mahyaruddin Salim Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kisaran, Perkuat Sinergitas Jaminan Sosial Tenaga Kerja dan Peningkatan UCJ

Rabu, 15 April 2026 - 06:08 WIB

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Silaturahmi Syawal 1447 H dan Rembug Pembangunan Daerah Bersama Tokoh ASLAB 

Rabu, 15 April 2026 - 06:06 WIB

Pemko Tanjungbalai Percepat Penyelarasan Program 3 Juta Rumah untuk MBR. 

Berita Terbaru