MajalahCeo.Id | Medan – Tepat di Kegiatan World Cleanup Day, mengalami banjir di Kecamatan Medan Amplas.
Tampak dari video yang di terima media dari warga dalam kondisi banjir di Kecanatan Medan Amplas, Kota Medan, Sabtu (20/9/2025)
Bahkan warga sempat mengatakan World Cleanup Day Menguras Banjir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
World Cleanup Day adalah acara tahunan global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan aksi kolektif dalam mengatasi krisis sampah global.
Acara ini diadakan setiap tanggal 20 September dan telah menjadi hari resmi PBB sejak 2024.
Tujuan dan Manfaat
– Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik
– Menggalang partisipasi aktif masyarakat dalam membersihkan lingkungan
– Mendorong perubahan perilaku dan kebijakan dalam pengelolaan sampah
– Mengurangi jumlah sampah yang tidak terkelola dengan baik Sejarah dan Perkembangan
– Pertama kali diadakan pada 2008 di Estonia dengan partisipasi 50.000 orang
– Pada 2018, acara ini menjadi global dengan partisipasi 18 juta orang dari 157 negara
– Pada 2023, acara ini menarik 19,1 juta peserta dari 211 negara dan teritori
– Pada 2024, tema World Cleanup Day adalah “Arctic Cities and Marine Litter” dengan fokus pada pengelolaan sampah di wilayah Arktika
Cara Berpartisipasi
– Mengikuti acara pembersihan lokal di daerah Anda
– Mengorganisir acara pembersihan sendiri
– Mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari
– Mendukung organisasi yang bekerja untuk mengurangi sampah dan meningkatkan pengelolaan lingkungan ⁴
Dengan bergabung dalam World Cleanup Day, kita dapat membuat perbedaan besar dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.














