MajjalahCeo.Id | Medan – Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media kondisi becak sampah rusak milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan menjadi perhatian masyarakat.
Bahkan khabarnya Tong sampah, baju petugas, sapu lidi, kenak efisiensi anggaran.
Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Mimbar Rakyat Anti Korupsi mempertanyakan anggaran perawatan armada pengangkut sampah yang dikelola Kecamatan Medan Tembung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kemana anggaran perawatan becak sampah yang sudah dianggarkan melalui APBD setiap tahun. Seharusnya, pihak Kecanatan Medan Tembung kebersihan tidak membiarkan becak sampah rusak,” tegas Rahmad, Jum’at (11/10/2025)
Rahmad ini mengaku, dirinya mendapat Informasi bahwa anggaran perawatan armada sampah Kota Medan tiap tahun disediakan dalam anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kota Medan dengan jumlah lumayan banyak namun kenapa armada rusak di bebankan kepada petugas kebersihan pembawa armada sampah
Rahmad berpendapat, selama ini masyarakat mematuhi untuk membayar restribusi sampah, namun kenyataan fasilitas di lapangan tidak dapat dinikmati masyarakat. Sebab, anggaran yang bersumber dari retribusi sumbangan masyarakat tidak jelas.
“Restribusi sampah di Kota Medan sekitar 10 ribu hingga 15 ribu per rumah. Bahkan ada yang lebih dan kepatuhan warga untuk membayarnya sangat besar. Jadi, ke mana anggaran yang ada,” tanya Rahmad
Buyung Kabid Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan membenarkan bahwa memang benar ada dana perawatan untuk armada sampah
“Benar bang ada biaya perawatan armada ssampah,” katanya
Pandapotan Camat Medan Tembung mengatakan dirinya mempertanyakan nama armada yang membawa becak sampah yang rusak agar diperbaiki
“Siapa namanya bang, biar kita perbaiki,” ujarnya
Sebelumnya petugas kebersihan yang tidak mau di sebutkan namanya mengeluhkan armada becak sampah yang rusak yang dibebankan kepada dirinya untuk di perbaiki
“Mungkin besok ga masuk
Becak ku mogok, sakit lagi, aku harus cari pinjaman dulu. Gaji ku kandas,” pungkasnya.
.















